Ponorogo (beritajatim.com) – Kecelakaan tunggal terjadi di jalan raya Kesugihan–Pulung, Kabupaten Ponorogo. Sebuah mobil pikap yang dikemudikan Agus (37), warga Desa Banaran, Kecamatan Pulung, terjun ke jurang sedalam 3 meter.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kendaraan tersebut melaju dari arah Kesugihan menuju Pulung. Namun, nahas menimpa sang pengemudi yang diduga mengantuk saat melintas di jalur menikung tajam. Mobilnya pun terjun ke jurang yang berada di sekitar tikungan.
“Keras (suaranya.red) brokkkk begitu. Kendaraannya masuk jurang yang dalam itu, pas kandang. Katanya itu orangnya ngantuk,” terang Sutarti, warga setempat, Kamis (30/10/2025).
Warga yang datang ke lokasi sempat kesulitan mengevakuasi kendaraan, karena posisi pikap tersangkut di sisi tebing. Mereka kemudian memanggil mobil derek untuk membantu proses penarikan ke atas.
Sementara itu, Kusmanto, sopir mobil derek yang melakukan evakuasi mengungkapkan, kuat dugaan kecelakaan itu disebabkan sopir kehilangan konsentrasi akibat mengantuk.
“Habis menikung ke kiri tidak bisa menguasai kendaraan karena mengantuk lalu langsung terjun itu,” ujarnya.
Menurut Kusmanto, proses evakuasi berlangsung cukup lama. Hal itu dikarenakan medan yang sempit dan curam. Agar tidak merusak bodi kendaraan, warga bersama tim derek menarik mobil dari sisi samping.
“Untuk evakuasinya mobil kita tarik miring, langsung dibawa ke bengkel sama yang punya,” tambahnya.
Beruntung, Agus selamat dari maut. Dia hanya mengalami luka ringan meski mobilnya rusak di beberapa bagian. Diketahui, korban sehari-hari bekerja sebagai pedagang di Pasar Legi Ponorogo. Usai berjualan dan hendak pulang ke rumah, tak disangka perjalanan rutinnya berakhir dengan insiden di tepi jurang. [end/aje]






