Kediri (beritajatim.com) – Kasus pembunuhan gadis fotokopi Kediri yang mayatnya dibungkus karung dan dibuang di sawah semakin mengerucut pada pelaku. Kini polisi sedang memburu ayah korban.
Kanit Pidum Polres Kediri Ipda Dandi Fitra Ramadhan mengakui tengah mencari keberadaan Suprapto (47) ayah Desy Lailatul Khoiriyah (korban pembunuhan).
“Bapak korban kita belum mendapat keterangan, karena yang bersangkutan belum kita temukan,” kata Ipda Dandi Fitria Ramadhan, pada Senin (10/7/2023).
Baca Juga : Ibu Mayat dalam Karung di Kediri Curigai Suami, Ini Alasannya
Suprapto menghilang sejak Kamis (6/7/2023) siang. Pria asa Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri itu sempat memberitahu istrinya Sulastri sedang berada di Lamongan untuk mencarikan pekerjaan korban.
“Dia menggunakan HP korban untuk memberitahu keberadaanya di Lamongan. Tetapi kita tidak begitu saja percaya,” imbuh Dandi.
Suprapto adalah orang yang terakhir bersama korban. Tak heran apabila pihak keluarga mencurigainya sebagai pelaku dalam pembunuhan itu.
Baca Juga : Update Mayat dalam Karung : Gadis Fotokopi Mati Karena Ini
Apalagi, sebelum korban menghilang pada Rabu malam (5/7/2023) dan ditemukan sudah menjadi mayat pada Sabtu pagi (8/7/2023) ayah dan anak itu sempat terlibat cekcok.
Masih kata Dandi, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap sedikitnya 5 orang saksi dalam kasus pembunuhan gadis fotokopi ini. Mereka, saksi yang menemukan dan pihak keluarga korban.
Sebelumnya, mayat Ela ditemukan dalam keadaan terbungkus karung di area persawahan Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Mayat dalam posisi tertelungkup dengan bagian tangan dan kakinya terikat. [nm/ted]






