Mojokerto (beritajatim.com) – Tidak ada identitas di tubuh mayat yang mengambang di Sungai Marmoyo tepatnya di Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Rabu (16/3/2022). Mayat berjenis kelamin laki-laki, usia sekitar 35 tahun, memakai kaos warna hijau dan celana jeans.
Kapolsek Jetis, Kompol Soegeng Prajitno mengatakan, setelah mendapatkan laporan terkait penemuan mayat, pihaknya bersama Tim Inafis Satreskrim Polresta Mojokerto langsung datang ke lokasi. “Bersama-sama ke TKP, apakah mayat meninggal dengan kondisi wajar atau tidak,” katanya.
Masih kata Kapolsek, pertama kali ditemukan dalam kondisi mengapung di Sungai Marmoyo. Saat ditemukan kondisi mayat sudah membusuk dan keluar belatung dan diduga korban meninggal sudah meninggal antara 4-5 hari. Korban berjenis kelamin laki-laki, usia sekitar 35 tahun.
“Ciri-ciri korban menggunakan kaos berwarna hijau, celana jeans, rambut rontok. Tidak ada. Sementara tidak ada (luka, red). Kondisi mayat membusuk dan keluar belatung. Tidak ada (barang milik korban di lokasi, red). Tidak ada (identitas, red). Kemungkinan korban hanyut,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”mayat-mojokerto”]
Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), jenazah korban dievakuasi menggunakan mobil ambulance milik PMI Kabupaten Mojokerto. Jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD RA Basoeni Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. [tin/ted]






