Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan berupaya untuk terus membenahi kondisi koperasi daerah yang dinilai belum optimal atau bahkan macet.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Banyuwangi, Nanin Oktaviantie mengatakan, hingga saat ini dari total 1.005 koperasi yang terdata di OSS, diketahui hanya 639 yang masih aktif beroperasi sesuai aturan berlaku.
“Dari koperasi aktif yang terdata, yang benar-benar sehat hanya 180 koperasi. Sisanya terus kami pantau karena masih terus butuh perhatian,” ujar Nanin.
Nanin mengaku, indikator koperasi daerah yang dinilai sehat salah satunya yakni mampu menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Rencana Anggaran Kerja (RAK) secara rutin.
“Banyak koperasi tidak melakukan RAT secara rutin. Hal tersebut menjadi salah satu PR kami untuk melakukan pembinaan. Tujuannya agar sesuai dengan prosedur,” ujar dia.
Diketahui, Pemerintah daerah juga menempatkan pendamping di setiap kecamatan untuk membantu pengaktifan kembali koperasi yang sempat vakum.
Menurut Nanin, jika koperasi sudah benar-benar tidak aktif dan tidak bisa lagi dibina oleh pihak bersangkutan, maka langkah selanjutnya akan diusulkan pembubaran ke Kemenkumham.
Diakui, meski beberapa koperasi juga telah masuk tahap pembubaran. Namun proses tersebut tidak mudah dan tidak serta merta mendapatkan penonaktifan. Hal tersebut diketahui karena berbagai faktor salah satunya antrean dari berbagai daerah untuk pengurusan nonaktif suatu koperasi.
“Penyebab koperasi ‘mati’ umumnya berasal dari lemahnya pengelolaan oleh pengurus yang kurang amanah. Anggota kadang terlalu memberikan kepercayaan penuh ke pengurus, sementara manajemen internal tidak berjalan baik,” jelasnya.
Pihaknya mengaku, kini Diskopumdag lebih fokus mendorong koperasi-koperasi yang masih potensial untuk kembali beroperasi secara optimal.
“Kami optimistis, dengan pendampingan berkelanjutan, banyak koperasi bisa bangkit dan memberi manfaat bagi anggotanya,” pungkasnya. [tar/ian]






