Jember (beritajatim.com) – Penyerapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jember, Jawa Timur, Tahun Anggaran 2022 hampir mencapai 90 persen. Persentase ini melampaui serapan APBD Jember 2021.
Berdasarkan data yang diperoleh beritajatim.com dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jember, serapan APBD tahun ini hingga 23 Desember lalu mencapai 87,46 persen dari kekuatan APBD Rp 4,421 triliun.
Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi menyebut, serapan anggaran ini berada di atas rata-rata serapan anggaran daerah secara nasional. Serapan ini juga jauh lebih baik daripada APBD 2021 yang mencapai 75 persen.
“Saya kira ini cukup bagus. Semangat kolaborasi, sinergi, dan akselerasi Pemerintah Kabupaten Jember lambat laun berbuah nyata. Selama ini dalam pembahasan APBD, kami meminta agar serapan digenjot dan diupayakan secepat mungkin,” kata Itqon, Senin (26/12/2022).
Sebenarnya, kata Itqon, serapan APBD Jember tahun ini bisa mencapai lebih dari 90 persen. “Kami mencanangkan itu dulu. Tapi Dinas Sosial tidak bisa menyerap Rp 90 miliar per bulan untuk bantuan sosial dan sebagainya, karena pandemi Covid kita sudah mulai melandai. Bahkan sudah bisa dibilang new normal dan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) sudah mulai dievaluasi, sehingga Dinsos tidak bisa menyerap anggaran itu,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”apbd-jember-2022″]
Berdasarkan serap aspirasi yang dilakukan parlemen, masyarakat puas dengan pembangunan di Jember tahun ini. “Masyarakat sekarang merasakan hasil pembangunan pemerintah daerah, terutama perbaikan jalan di pelosok-pelosok desa, pemasangan penerangan jalan umum dari yang asalnya gelap gulita sekarang sudah terang. Artinya pembangunan yang dicanangkan pemkab mulai membuahkan hasil dan dirasakan masyarakat,” kata Itqon.
Itqon meminta Pemkab Jember tak berpuas diri. Tahun ini proses pengesahan APBD 2023 dan fasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jatim berjalan lancar. Oleh sebab itu, proses pembangunan hendaknya dilakukan pada awal Januari 2023, bukan lagi pada Maret atau April 2023 dengan alasan menanti lelang.
“Saya dengar tadi proses lelang untuk jembatan dan infrastruktur sudah mulai dilakukan. Syukur-syukur pada Januari nanti anggaran sudah mulai terserap, sehingga apa yang jadi atensi Bu Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Pak Jokowi terkait serapan anggaran, insya Allah Jember bisa melaksanakannya dengan baik,” kata Itqon.
“Kami masih menunggu buku penjabaran APBD 2023. Nanti Badan Anggaran DPRD Jember akan bertemu Tim Anggaran pemerintah Daerah lagi untuk mengevaluasi, bahwa semangat mengedok paling awal APBD 2023 agar bisa diserap sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat,” kata Itqon. [wir/suf]






