Surabaya (beritajatim.com) – Nama Dewanti Rumpoko di Jawa Timur sudah cukup familiar. Tak heran jika Walikota Batu ini menjadi calon kuat untuk menjadi Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jatim masa bakti 2023-2027 mendatang.
Hal ini dikatakan Herlambang Wijaya sebagai Ketua I sekaligus PJ Ketua Umum Pengprov PRSI Jatim. Herlambang Wijaya menjelaskan, Pemilihan Ketum PRSI Jatim mendatang ini melalui Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) yang akan digelar Akhir Desember mendatang. Musprovlub digelar setelah Dr. Ir. Reswanda MM mengundurkan diri dari Ketum PRSI Jatim.
Pelaksanaan Musprovlub ini dilakukan Oleh Pengurus saat ini mengingat PON XXI di Aceh dan Sumut semakin dekat dan PRSI Jatim mempunyai tanggung jawab yang cukup besar untuk mempertahankan prestasi di PON XXI mendatang. Jatim meraih juara umum cabor renang pada PON XX di Papua lalu dengan 14 medali emas, tujuh perak dan sembilan perunggu.
“Sosok Dewanti Rumpoko bukan orang baru di dunia aquatiq sejak Alm Fadjar Siahaan Dewanti juga jadi pengurus dan sudah malang melintang di renang Jatim. Dewanti Rumpoko sementara ini dukungan yang sudah masuk sebanyak 30 Ketua/pengurus PRSI kab/kota Jatim yang menyatakan dan mendatangani surat pernyataan Dra. Hj. Dewanti Rumpoko M.Si sebagai calon Ketum PRSI Jatim,” ungkap Herlambang Wijayam.
[berita-terkait number=”4″ tag=”koni-jatim”]
Sebanyak 30 ketua atau pengurus ini di antaranya Kab. Sidoarjo, Kab. Jombang, Kota Pasuruan, Kab. Nganjuk, Kab.Probolinggo, Kab. Tulungagung, Kota Malang, kab Blitar, Kota Mojokerto, kota Probolinggo, Kab. Situbondo, Kota Blitar Kab. Tuban, Kab. Bojonegoro, Kab. Gresik, Kab. Bondowoso, Kab. Kediri, Kab. Lamongan, Kab. Lumajang, Kab. Magetan, Kab. Malang, Kab. Mojokerto, Kab. Ngawi, Kab. Pamekasan, Kota Batu, Kota Kediri ,Kota Madiun dan Kab. Sumenep.
Hj. Dra. Dewanti Rumpoko, M.Si. di kepengurusan 2019-2023 yaitu sebagai Dewan Pembina bersama Erlangga Satriagung, H.M Turino Junaedi, La Nyalla Mattaliti, Ali Badri Zaini, alm Lukman Wwibisono, dan Alm Fadjar Siahaan. [way/but]






