Batu (beritajatim.com) – Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko memberikan himbauan pada masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) agar melakukan tanam cabai di lahan sekitar rumahnya.
Hal itu, menurut Dewanti, sebagai upaya dan solusi guna menangani inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pangan.
Menurut dia, masyarakat dibutuhkan untuk turut andil dalam membantu pemerintah mengendalikan inflasi.
“Inflasi paling banyak disumbang dari transportasi ya, harga-harga BBM akan naik, kemudian pendidikan yang waktunya membayar uang sekolah dan pangan,” terangnya saat sambutan di acara Sarasehan Go Digital UMKM, pada Rabu (31/8/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”kota-batu”]
Cabai merupakan bahan pangan yang penting bagi masyarakat, kata Dewanti. Dia meminta pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu agar memberi bibit cabai pada masyarakat.
“Yang paling mencolok cabai dan bawang merah, kalau kita tidak makan cabai rasanya tidak semangat, Pak Sekda dan Pak Heru Kadis Pertanian saya minta untuk membagikan bibit cabai, satu rumah tangga tanam lima bibit,” terangnya dalam penyampaian.
Pertumbuhan ekonomi di Kota Batu, menurutnya, telah mengikuti Kota Malang yang saat ini diperkirakan berada pada angka 6 persen Namun, untuk inflasi juga berada di angka yang sama. Dewanti menilai inflasi tetap terjaga dan harus perlu waspada.
“Tapi inflasinya juga 6 persen, artinya pertumbuhannya tetap. Walaupun kita lihat beberapa waktu lalu di Kota Batu, aktivitas perekonomian sudah luar biasa, Disparta beberapa waktu lalu juga mengadakan expo,” terangnya lebih lanjut. (dan/ted)






