Pacitan (beritajatim.com) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet paralayang asal Pacitan, Jawa Timur. Aisyah Indika Desta Rahmadany sukses meraih medali perak dalam ajang Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) Seri ke-3 tahun 2025 yang digelar di Lombok pada 23–26 Mei lalu.
Desta, sapaan akrab atlet muda putri dari pasangan Suwondo dan Sri Wijayanti ini, menjadi satu dari delapan atlet perempuan yang mewakili Indonesia dalam kejuaraan dunia tersebut. Ia hanya kalah dari Huang Mantoro, atlet asal China Taipei yang keluar sebagai juara pertama. Posisi ketiga diraih atlet asal Kota Batu, Jawa Timur, Rika Wijayanti.
“Meski sudah menyandang predikat juara dunia, Desta tetap fokus meningkatkan latihan. Mohon doa dan dukungan agar pelaksanaan Porprov nanti diberi cuaca yang mendukung dan bisa meraih hasil maksimal,” ujar Ketua FASI Paralayang Pacitan, Rina Susiantri, Rabu (4/6/2025).
Selain Desta, nama Marsely Febiola juga mencuri perhatian. Atlet muda paralayang putri tersebut berhasil meraih juara pertama di kategori U-23 dalam Liga Paralayang Jawa Timur Seri 2 Tahun 2025 yang digelar di Batu, Malang.
Meski bangga dengan capaian para atletnya, Rina menegaskan bahwa timnya kini tengah fokus mempersiapkan diri menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025.
“Kami tidak ingin jumawa. Semoga Desta sebagai senior menginspirasi juniornya untuk mencetak hasil maksimal di Porprov. Kami mohon doa agar bisa tampil maksimal dan membawa nama baik Pacitan,” pungkasnya. [tri/beq]






