Surabaya (beritajatim.com) – Setiap tanggal 10 November, masyarakat Indonesia merayakan Hari Pahlawan untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan negara ini. Dalam artikel kali ini dihadirkan deretan 8 film yang bertema mengenai hari pahlawan. Dari sekian ini salah satunya kisah tentang Surabaya.
Salah satu cara yang populer untuk memperingati Hari Pahlawan adalah dengan menonton film-film bertema pahlawan yang menggambarkan perjuangan heroik para pejuang di masa lalu.
Berikut adalah beberapa rekomendasi film Indonesia yang cocok untuk memperingati Hari Pahlawan dan menggugah semangat nasionalisme serta patriotisme.
BACA JUGA:Bunda PAUD Lamongan Raih Penghargaan Widya Dharma Utama Tingkat Nasional
1. Guru Bangsa: Tjokroaminoto (2015)
Disutradarai oleh Garin Nugrohi, Film ini mengisahkan perjuangan Hos Tjokroaminoto, seorang tokoh penting dalam pergerakan nasional Indonesia, yang memutuskan untuk berjuang melawan penjajahan Belanda dengan mendirikan Sarekat Islam. Tidak hanya itu, film ini juga menyoroti bagaimana keresahan sang Guru Bangsa karena penindasan kolonial Belanda terhadap masyarakat pribumi.
2. Battle of Surabaya (2015)
Sebuah kisah heroik dari seorang pemuda bernama Musa menjadi sorotan dalam film animasi “Battle of Surabaya.” Musa, awalnya seorang tukang semir sepatu, berubah menjadi seorang kurir pengantar surat rahasia untuk anggota Arek-arek Surboyo selama pertempuran sengit di Surabaya.
Film animasi ini tidak hanya memaparkan peristiwa penting yang terjadi pada tanggal 10 November 1945 di Surabaya, tetapi juga menyuguhkannya dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, terutama bagi anak-anak.
Dengan visual yang mengesankan dan cerita yang penuh semangat, “Battle of Surabaya” menghadirkan sejarah yang penting dalam format yang dapat dinikmati oleh semua kalangan. Film ini merupakan cara yang baik untuk mengenalkan sejarah dan semangat perjuangan kepada generasi muda.
3. Soerabaia ’45 (1990)
Sebuah kisah bersejarah perang di Surabaya telah diangkat dalam film “Soerabaia ’45” yang disutradarai oleh Imam Tantowi dan dirilis pada tahun 1990. Film ini mengantarkan Imam Tantowi meraih penghargaan Sutradara Terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) 1990.
Walaupun film ini tidak berhasil meraih penghargaan sebagai Film Terbaik, juri FFI saat itu memberikan penghargaan khusus kepada “Soerabaia ’45” karena mampu menggambarkan semangat juang Indonesia dengan baik.
Film ini menjadi pengingat penting tentang perjuangan Surabaya yang tak terlupakan dan merupakan salah satu karya sinematik yang berharga dalam sejarah perfilman Indonesia. Dengan mengangkat sejarah perjuangan yang heroik, “Soerabaia ’45” tetap relevan sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia yang patut diapresiasi.
4. Soegija (2012)
Film berlatar sejarah ini mengisahkan kehidupan Albertus Soegijapranata SJ, seorang uskup pribumi pertama di Hindia Belanda. Inspirasi film ini diambil dari memoar Gregorius Budi Subanar Soegija, “Catatan Harian Seorang Pejuang Kemanusiaan.”
Dalam penggarapannya oleh Garin Nugroho, film “Soegija” menekankan pesan bahwa aspek kemanusiaan memiliki nilai universal yang jauh lebih penting daripada aspek agama.
Cerita ini mengambil latar waktu dari akhir penjajahan Belanda, era pendudukan Jepang, peristiwa proklamasi kemerdekaan, hingga agresi militer Belanda pasca kemerdekaan Indonesia.
Film ini menghadirkan sejarah penting yang mengingatkan kita akan perjuangan tokoh-tokoh pahlawan dan pesan kemanusiaan yang tak terlupakan. “Soegija” menjadi pengingat akan nilai-nilai kemanusiaan dalam perjalanan menuju kemerdekaan yang harus tetap dijaga dan diperjuangkan.
5. Kadet 1947 (2021)
Film “Kadet 1947” merupakan sebuah karya yang mengangkat kisah heroik para pemuda Indonesia dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Cerita ini berfokus pada tindakan pahlawan yang dilakukan oleh tujuh calon perwira dalam misi pengeboman di tiga lokasi strategis, yaitu Semarang, Salatiga, dan Ambarawa.
Ketiga lokasi ini menjadi saksi sejarah di mana Belanda berusaha mengambil kembali kekuasaan setelah berakhirnya Perang Dunia II. Tindakan heroik para pemuda ini menimbulkan ketegangan di berbagai wilayah Indonesia, terutama di daerah-daeah di mana Belanda mencoba untuk merebut kembali kendali.
Film “Kadet 1947” menggambarkan semangat perjuangan dan keberanian generasi muda Indonesia dalam menjaga kemerdekaan negara.
6. Jenderal Soedirman (2015)
Film “Jenderal Soedirman” (2015) mengisahkan kehidupan dan perjuangan sosok pejuang yang dikenal dengan nama Raden Soedirman. Kisah ini berfokus pada era pasca-kemerdekaan Indonesia di mana Soedirman memegang peran sebagai panglima besar dan kemudian diangkat sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.
Film ini, yang dirilis pada tahun 2015, mengambil latar peristiwa Agresi Militer Belanda II di Pulau Jawa pada tahun 1948. Perjuangan gigih Jenderal Soedirman dalam memimpin pasukan Indonesia melawan upaya Belanda untuk merebut kembali kendali menjadi sorotan utama dalam cerita ini.
Dengan durasi film selama 126 menit, film ini disutradarai oleh Viva Westi. Adipati Dolken membawakan peran Soedirman dengan penuh dedikasi, bahkan mendapatkan nominasi sebagai Pemeran Utama Pria Terpuji Film Bioskop dalam Festival Film Bandung 2016.
7. Wage (2017)
Film “Wage” mengisahkan perjalanan hidup Wage Rudolf Soepratman, seorang pahlawan yang menciptakan lagu kebangsaan Indonesia “Indonesia Raya.” Melalui lagu dan bakat musiknya, Wage Rudolf Soepratman berkontribusi dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia sambil menggugah semangat dan hasrat patriotik rakyat Indonesia.
Film ini, yang disutradarai oleh John De Rantau, menjadi sebuah cerminan yang memotivasi tentang dedikasi Wage Rudolf Soepratman dalam perjuangan kemerdekaan. Dengan menghasilkan lagu kebangsaan “Indonesia Raya,” Soepratman tidak hanya menciptakan sebuah simbol nasional, tetapi juga karya-karya lain seperti “Indonesia Wahai Ibuku,” “Di Timur Matahari,” dan “RA Kartini” untuk mengilhami rakyat Indonesia dalam melawan penjajah.
Tidak hanya itu, film ini juga meraih nominasi dalam Piala Citra, mencerminkan kualitas dan dampak yang dimiliki dalam memperjuangkan pesan patriotisme dan semangat perjuangan kemerdekaan.
8. Sang Kiai (2013)
Film “Sang Kiai,” yang disutradarai oleh Rako Prijanto, membawa kita kembali ke tahun 1942, pada masa penjajahan Jepang di Indonesia. Film ini mengisahkan kehidupan dan perjuangan KH. Hasyim Asy’ari serta para muridnya dalam melawan pendudukan Jepang.
Sebagai salah satu rekomendasi film untuk memperingati Hari Pahlawan, “Sang Kiai” menggambarkan perjuangan pahlawan Indonesia yang melawan penjajah Jepang. Di bawah pendudukan Jepang, masyarakat Indonesia dilarang mengibarkan bendera merah-putih, memainkan lagu kebangsaan Indonesia, dan dipaksa untuk melakukan Sekerei, yaitu salut matahari, sebagai bentuk penghormatan kepada Jepang.
Film ini menggambarkan bagaimana KH. Hasyim Asy’ari dan para muridnya dengan gagah berani mempertahankan identitas, kebebasan, dan harga diri bangsa Indonesia dalam menghadapi tekanan pendudukan Jepang.
Menonton film-film ini tidak hanya menghibur tetapi juga memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme. Hari Pahlawan adalah waktu yang tepat untuk merenungkan perjuangan pahlawan-pahlawan kita dan mengambil inspirasi dari mereka. Jika kalian mencari cara untuk memperingati Hari Pahlawan, menonton film-film ini adalah salah satu opsi yang bermanfaat. Selamat menonton! (Mnd/Aje)






