Ringkasan Berita:
- Kader muda PDIP di Kota Mojokerto menunjukkan peningkatan partisipasi signifikan menjelang Pemilu 2029.
- Deni Wicaksono menilai regenerasi menjadi kunci penguatan basis elektoral partai.
- Proses kaderisasi dilakukan melalui musyawarah, uji kapasitas, serta keterwakilan perempuan dan generasi muda.
- Konsolidasi partai dipercepat hingga tingkat kelurahan melalui Musran untuk memperkuat struktur akar rumput.
Mojokerto (beritajatim.com) – Partisipasi kader muda PDIP di Kota Mojokerto meningkat signifikan dan menjadi energi baru bagi penguatan basis elektoral menuju Pemilu 2029. Dinamika tersebut terlihat dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDIP se-Kota Mojokerto yang digelar di De Resort Hotel, Jumat (24/4/2026).
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan, keterlibatan generasi muda membuka peluang besar dalam memperkuat struktur dan suara partai di masa mendatang.
“Dinamika di Kota Mojokerto luar biasa. Kader muda semakin aktif dan banyak yang ingin bergabung. Ini menjadi energi baru untuk memperkuat partai,” ujar Deni.
Menurutnya, regenerasi di tingkat akar rumput menjadi faktor kunci dalam mendongkrak perolehan suara. Proses kaderisasi yang berjalan dinilai akan berdampak langsung terhadap kekuatan politik PDIP, baik di legislatif maupun eksekutif.
“Tujuan akhirnya jelas, menambah kursi wakil rakyat dan memenangkan kepala daerah demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Deni menjelaskan, kaderisasi dilakukan melalui tahapan musyawarah serta uji kapasitas. Skema tersebut dirancang agar struktur partai diisi oleh kader yang siap bekerja dan memiliki kompetensi.
Selain itu, komposisi kepengurusan juga disusun dengan mempertimbangkan keterwakilan perempuan dan generasi muda sebagai bagian dari strategi jangka panjang partai.
“Ini bukan hanya formalitas, tapi bagian dari desain besar regenerasi partai,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Mojokerto Santoso Bekti Wibowo memastikan konsolidasi partai akan langsung dilanjutkan setelah Musancab. Ia menginstruksikan percepatan Musyawarah Ranting (Musran) di tingkat kelurahan guna memperkuat struktur hingga lapisan terbawah.
“Musran menjadi kunci agar konsolidasi tidak berhenti di atas, tapi tuntas sampai ke akar rumput,” ujarnya.
Santoso menambahkan, soliditas internal menjadi penentu utama kekuatan partai ke depan. Ia menilai sinergi antara kader senior dan generasi muda harus berjalan seimbang agar proses kaderisasi tetap berkelanjutan.
“Yang muda bergerak, yang senior membimbing. Ini yang akan memperkuat partai,” katanya.
Dengan penguatan kaderisasi, percepatan konsolidasi, serta pembenahan struktur hingga tingkat bawah, PDIP Kota Mojokerto menargetkan peningkatan signifikan kekuatan politik pada Pemilu 2029. [asg/beq]






