Pamekasan (beritajatim.com) – Pelatih Madura United FC, Angel Alfredo Vera cukup optimistis timnya bisa segera keluar dari zona merah, sekaligus menjauh dari dari zona degradasi Liga 1 musim 2024-2025.
Saat ini Laskar Sape Kerrab masih tercecer di posisi dasar klasemen dengan torehan 13 poin berkat hasil 3 kali menang, 4 kali imbang, serta 13 kali menelan kekalahan dari 19 laga yang dijalani. Mereka baru mencetak 19 gol dan sudah kebobolan sebanyak 43 gol.
Namun keberadaan juru taktik berusia 52 tahun berkebangsaan Argentina, Coach Alfredo menjadi angin segar bagi tim kebanggaan suporter Madura Bersatu. Tercatat ia mampu membawa pulang 1 poin saat menjalani debut ke markas Persita Tangerang, Jum’at (24/1/2025) lalu.
Pada pekan ke-20 Liga 1 yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, anak asuhnya mampu mencuri 1 poin berkat hasil imbang 1-1 menghadapi tim tuan rumah. Sebiji gol timnya dicetak pemain muda, Andi Irfan.
“Pada laga lawan Persita, kita banyak (menciptakan) peluang. Walaupun mereka (Persita) juga memiliki beberapa peluang berbahaya,” kata Alfredo Vera, beberapa waktu lalu.
Tidak hanya itu, ia juga menilai performa timnya cukup bagus sekalipun tampil tertekan sepanjang pertandingan. “Madura bermain cukup positif sepanjang pertandingan, apalagi terdapat moment tertentu bisa menguasai permainan, dan bahkan memiliki peluang mencetak gol,” ungkapnya.
“Dengan komposisi ini kami yakin bisa keluar dari posisi (zona merah degradasi) saat ini, apalagi masih banyak pertandingan yang akan dijalani hingga kompetisi berakhir,” pungkasnya, optimistis.
Selanjutnya, Madura United FC akan menjamu tim penghuni zona merah lainnya, Persis Solo, pada laga pekan ke-21 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Sabtu (1/2/2025) mendatang.
Laga tersebut tentunya akan menjadi krusial bagi kedua tim, khususnya bagi Madura United yang akan bertindak sebagai tuan rumah. Sekaligus membalas kekalahan pada putaran pertama. [pin/aje]






