Probolinggo (beritajatim.com) – Debat publik ketiga Pilkada Kota Probolinggo 2024 berlangsung di Gedung Widya, Kamis (21/11/2024). Acara ini mempertemukan empat pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Probolinggo, yakni pasangan Ning Tiwi-Rahmad (nomor urut 1), Fernanda-Gus Zabut (nomor urut 2), Drs. Aminudi-Ina Bochori (nomor urut 3), dan Habib Hadj Zainal Abidin-Zainal Abidin (nomor urut 4).
Dalam debat pamungkas ini, masing-masing pasangan calon menyampaikan visi, misi, dan program unggulan yang menjadi fokus utama mereka. Ahmad Hudri, mantan Ketua KPU Kota Probolinggo sekaligus salah satu panelis, menjelaskan bahwa pertanyaan yang diajukan panelis disesuaikan dengan kondisi aktual di Kota Probolinggo berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2029.
“Panelis berusaha semaksimal mungkin menyusun pertanyaan yang relevan dengan permasalahan kota. Namun, penilaian atas jawaban paslon kami serahkan kepada masyarakat,” ujar Ahmad Hudri, mantan Ketua KPU yang juga jadi panelis. Ia menegaskan, masyarakatlah yang akan menilai sejauh mana visi dan misi masing-masing paslon menjawab tantangan yang ada.
Menurut Hudri, meski terdapat banyak kesamaan dalam visi-misi antar paslon, perbedaan tetap ada, terutama dari sudut pandang dan latar belakang masing-masing pasangan calon. Hal ini memberikan warna tersendiri dalam debat publik yang berlangsung kondusif dan menarik perhatian warga Probolinggo.
Ketua KPU Kota Probolinggo, Radfan Faizal, mengungkapkan bahwa debat publik ketiga ini menjadi rangkaian terakhir dari metode kampanye resmi yang diselenggarakan KPU. “Seluruh rangkaian debat berjalan lancar, aman, dan kondusif, sesuai dengan ekspektasi kami,” jelas Radfan.
Ia juga berharap debat ini membantu masyarakat menentukan pilihan mereka untuk memilih pemimpin Kota Probolinggo selama lima tahun mendatang. “Dengan debat ini, kami harap masyarakat dapat memahami program dan visi calon pemimpin sesuai nurani masing-masing,” tambahnya.
Debat ini menandai puncak masa kampanye yang dimulai sejak 27 Oktober 2024 dan akan berakhir pada 23 November 2024. Pilkada serentak dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024, dan masyarakat Probolinggo diharapkan dapat berpartisipasi aktif untuk menentukan masa depan kota mereka. [ada/beq]






