Malang (beritajatim.com) – Dengan misi mulia untuk melestarikan budaya lokal, Bejo Sandy memperkenalkan kembali Rinding, alat musik tradisional bambu khas Malang, kepada generasi muda. Berkat dedikasinya yang tak kenal lelah, Bejo menghidupkan kembali Rinding di tengah masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, melalui lokakarya yang menggabungkan musik dan pengembangan karakter.
Bejo percaya bahwa musik memiliki kekuatan besar dalam membentuk karakter dan kreativitas anak muda. Dalam berbagai lokakarya di sekolah-sekolah dan komunitas lokal, ia tak hanya mengajarkan cara membuat dan memainkan Rinding, tetapi juga memberikan kesempatan bagi anak-anak dan remaja untuk mengekspresikan diri dan menggali potensi mereka.
Setiap lokakarya dirancang secara interaktif dan menyenangkan, menciptakan lingkungan di mana peserta merasa bebas untuk bereksperimen dan menambahkan sentuhan pribadi mereka dalam permainan Rinding.
Membangun Karakter dan Kreativitas Generasi Muda
Selain mengajarkan keterampilan teknis, Bejo juga menanamkan nilai-nilai penting seperti kerja sama, disiplin, dan rasa tanggung jawab kepada para peserta. Melalui pendekatan ini, ia berhasil menarik minat generasi muda untuk mengenal lebih dalam tentang Rinding dan budaya lokal mereka.
Dalam pandangan Bejo, keterlibatan dalam seni dapat meningkatkan rasa percaya diri serta memberikan saluran ekspresi positif yang dapat membantu mengurangi stres dan membangun karakter yang tangguh.
Dukungan Astra untuk Pelestarian Budaya
Upaya Bejo dalam melestarikan Rinding semakin berkembang dengan dukungan dari PT Astra International Tbk, yang memungkinkan inisiatifnya menjangkau lebih banyak sekolah dan komunitas di Malang. Dengan bantuan Astra, Bejo dapat mengadakan lebih banyak lokakarya di daerah-daerah yang kurang terjangkau dan membuka akses pendidikan seni bagi mereka yang terbatas.
Program ini memberikan dampak yang luas, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian budaya. Sejak dimulai, Bejo telah melatih ratusan pemuda di Malang, yang kini semakin berminat mengembangkan bakat mereka dalam musik tradisional.
Harapan dan Masa Depan Rinding di Tengah Modernisasi
Sebagai penerima SATU Indonesia Awards 2017 dari PT Astra International Tbk, Bejo Sandy merasa terhormat dan bersemangat untuk terus melestarikan Rinding. Penghargaan ini menjadi bukti nyata pengakuan atas dedikasinya dalam menjaga warisan budaya. Kini, Bejo bersama timnya semakin giat menjangkau daerah-daerah yang minim akses ke pendidikan seni, berharap dapat menanamkan semangat pelestarian budaya kepada generasi muda.
Dengan optimisme tinggi, Bejo percaya bahwa generasi muda adalah kunci masa depan seni dan budaya Indonesia. Melalui dukungan kolektif dan kesadaran bersama, Rinding akan terus bertahan dan menjadi identitas kuat budaya lokal, sekaligus bersaing di tengah arus modernisasi.







1 Komentar
Matursemnahnuwun….
🇮🇩❤️🔥🤟😉✌️🙏