Malang (beritajatim.com) – Dandim 0818 Kabupaten Malang-Batu, Letkol Inf.Yusub Doddy Sandra, memimpin langsung penanganan pengungsi terdampak erupsi Gunung Semeru di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Malang.
Sejak hari pertama Minggu (5/12/2021) pasca erupsi Semeru, Dandim 0818 menginstruksikan agar seluruh posko bantuan dan pengungsian, memperhatikan kesehatan masyarakat di sekitar daerah terdampak erupsi.
“Untuk posko-posko agar mendukung masyarakat terdampak erupsi. Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak erupsi untuk tetap menggunakan masker. Jangan sampai tidak memakai masker,” ucap Letkol Yusub.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gunung-semeru”]
Menurut Yusub, pihaknya mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan dan selalu menggunakan masker. “Karena apa, debu vulkanik ini sangat berbahaya bagi kesehatan dan bisa berpotensi ISPA. Terlebih saat ini masih terjadi Pandemi Covid-19. Harus terus menjaga kesehatan,” bebernya.
Yusub menambahkan, pihaknya meminta seluruh posko bantuan mendukung upaya pemerintah menjaga kesehatan masyarakat pasca erupsi terjadi. “Masyarakat yang tidak pakai masker suruh pakai. Berikan masker, karena posko harus mendukung masyarakat terdampak erupsi tetap memperhatikan protokol kesehatan,” pungkasnya. [yog/but]







