Surabaya (beritajatim.com) – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) kembali membukukan kinerja keuangan yang solid pada kuartal III tahun 2024. Pertumbuhan bisnis yang konsisten ditunjukkan oleh peningkatan total kredit termasuk trade finance sebesar 12% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp186,5 triliun.
Pertumbuhan ini menunjukkan kepercayaan nasabah yang semakin tinggi terhadap layanan yang ditawarkan Danamon. Seluruh lini bisnis, mulai dari perbankan korporasi hingga ritel, berkontribusi pada pencapaian ini. Hal ini mengindikasikan bahwa strategi bisnis Danamon dalam memenuhi kebutuhan berbagai segmen nasabah berjalan efektif.
Selain pertumbuhan kredit, Danamon juga berhasil meningkatkan kualitas asetnya. Rasio Loan at Risk (LAR), yang merupakan indikator risiko kredit, berhasil turun 80 basis poin (bps) menjadi 11,5%. Penurunan ini menunjukkan bahwa kualitas portofolio kredit Danamon semakin membaik.
Tidak hanya itu, rasio Non-Performing Loan (NPL) bruto juga mengalami perbaikan sebesar 30 bps menjadi 2,0%. Penurunan NPL ini menunjukkan semakin kecilnya porsi kredit bermasalah dalam portofolio kredit Danamon. Dengan demikian, tingkat ketahanan Danamon terhadap risiko kredit pun semakin kuat.
Pertumbuhan kredit yang kuat ini didukung oleh likuiditas yang memadai. Total Dana Pihak Ketiga (DPK) Danamon tumbuh 14% YoY menjadi Rp148,9 triliun. Pertumbuhan DPK ini menunjukkan kepercayaan nasabah terhadap Danamon sebagai lembaga keuangan yang aman dan terpercaya.
“Pencapaian ini menunjukkan bahwa Danamon berada di jalur yang tepat dalam menjalankan strategi dan investasi untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Kami akan terus tumbuh sebagai One Financial Group dan menjadi mitra keuangan terpercaya yang berorientasi pada nasabah,” ujar D. Ejima, Direktur Utama PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
Dengan kinerja keuangan yang solid dan prospek ekonomi Indonesia yang positif, Danamon optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhannya. Perusahaan akan terus fokus pada peningkatan kualitas layanan, inovasi produk, serta memperkuat kolaborasi dengan MUFG Group untuk memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.[rea]






