Surabaya (beritajatim.com ) – Dampak tragedi maut di Stadion Kanjuruhan Malang, yang menewaskan 131 suporter, banyak agenda yang terancam ditunda atau dipindahkan. Saat ini yang telah dipastikan berhenti sementara adalah kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3.
Salah satu agenda yang terancam mendapat dampak adalah Pekan Olah Raga Wartawan Nasional (Porwanas). Rencananya Porwanas bakal digelar di Malang, bulan November 2022.
M Nabil, Ketua KONI Jawa Timur mengaku tengah menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi. Pihaknya tetap menerima apapun keputusannya.
“Mudah-mudahan peristiwa ini segera selesai dan menemukan titik terang dan menemukan solusi berikutnya. Kami berharap seluruh kegiatan di Malang, termasuk Porwanas mendatang di bulan November, sudah bisa berjalan dengan baik,” ungkap Nabil, Rabu (4/10/2022).
Lebih lanjut dikatakan, hingga saat ini pihaknya belum ada pembicaraan terkait rencana pemindahan venue Porwanas. Ia bakal melakukan koordinasi dengan beberapa pihak.
[berita-terkait number=”4″ tag=”koni-jatim”]
“Soal pemindahan venue nanti akan kita diskusikan tempat mana yang lebih ideal dan tidak menimbulkan dan menciptakan traumatik lagi masyarakat, khususnya Malang dan Aremania. Harus ada pertimbangan. Ada nilai kemanusiaan dan belum ada keputusan akan dipindah ke mana,” imbuhnya.
Pekan Olahraga Wartawan Nasional atau Porwanas 2022 akan digelar di Malang Raya, Jawa Timur November mendatang. Sebanyak 10 cabang olah raga yang akan dipertandingkan di antaranya Bridge, Catur, Tennis Meja, Tenis Lapangan, Bulutangkis, Sepakbola, e-sport, Billiar, Atletik, dan Futsal. Serta dua cabor ekshibisi yakni senam dan tenis meja ibu-ibu atau IKWI (Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia). [way/but]






