Surabaya (beritajatim.com) – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Puskesmas Gunung Anyar, Senin (9/6/2025) siang. Aksi kedua bandit itu terbilang nekat. Selain melakukan aksi pencurian pada siang hari, mereka juga berhasil menggasak motor dari parkiran puskesmas yang hanya berjarak kurang dari 200 meter dari kantor Polsek.
“Saat ini kami sudah memeriksa dua saksi dan menyelidiki rekaman CCTV yang juga sudah beredar di media sosial,” kata Kapolsek Gunung Anyar, Iptu Sumianto Harsya, Rabu (11/6/2025).
Atas peristiwa ini, Harsya menghimbau agar masyarakat waspada terhadap barang pribadi lantaran keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian. Harsya mengingatkan bahwa kejahatan bisa terjadi dimana saja ketika pelaku melihat adanya peluang.
“Jangan hanya mengandalkan petugas keamanan. Tambahkan kunci ganda pada kendaraan saat diparkir, terutama di lokasi yang rawan kejahatan,” tegasnya.
Diketahui sebelumnya, Aksi pencurian kendaraan bermotor di Kota Surabaya semakin menjadi. Terbaru, bandit curanmor nekat beraksi di Puskesmas Gunung Anyar yang hanya berjarak kurang dari 200 meter dari kantor polisi, Senin (09/06/2025) siang.
Korban berinisial P (38) merupakan sopir ambulance di puskesmas tersebut. Dari rekaman CCTV yang beredar di media sosial pelaku berjumlah dua orang berhasil menggondol Honda Beat milik korban.
Kedua pelaku datang dengan berboncengan. Salah satu pelaku memakai pakaian berwarna gelap sebagai joki. Sementara pelaku yang menggunakan eksekutor memakai pakaian berwarna putih membawa tas selempang dan celana hitam. Sebelum melakukan aksi pencurian, pelaku yang bertugas sebagai eksekutor berpura-pura telepon sambil mengamati situasi.
Tidak lama pelaku yang semula telepon langsung menuju sepeda motor korban dan merusak rumah kunci. Setelah berhasil, mereka langsung kabur dengan membawa sepeda motor milik P. [ang/suf]






