Situbondo (beritajatim.com) – Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) sukses dilaksanakan di Kabupaten Situbondo. Program ini bertujuan memperkuat pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam menghadapi kondisi cuaca laut yang dinamis.
Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Situbondo, Wawan Setiawan, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, serta Anggota Komisi V DPR RI, Sumail Abdullah, yang hadir secara daring.
Sekda Situbondo menekankan pentingnya pelatihan ini bagi wilayah pesisir, di mana perikanan merupakan mata pencaharian utama. Menurutnya, pelatihan ini tak hanya meningkatkan keterampilan nelayan, tetapi juga mendongkrak pendapatan mereka yang mencapai 15% dari total penduduk Situbondo.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat dan diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan dan pendapatan para nelayan,” ujar Wawan Setiawan, Jumat (25/10/2024).
Wawan juga berharap program ini mampu meningkatkan keselamatan nelayan di tengah risiko bencana laut. Menurutnya, dengan pengetahuan yang lebih baik, nelayan akan lebih siap menghadapi cuaca ekstrem dan bencana alam.
“Tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan pendapatan, tapi saya harapkan dari kegiatan ini juga dapat meningkatkan keselamatan dan antisipasi bencana,” tambahnya.
Deputi BMKG, Guswanto, memperkenalkan Sistem Informasi Nelayan Wisata (Inawis) yang dirancang untuk membantu nelayan menentukan lokasi potensial tangkapan ikan menggunakan data real-time. Sistem ini diharapkan dapat memudahkan nelayan dalam memilih jenis ikan yang ingin ditangkap.
“Dengan konsep nelayan menangkap ikan, bukan nelayan mencari ikan,” jelas Guswanto.
Sistem ini juga mendukung informasi untuk budidaya ikan, rumput laut, dan komoditas laut lainnya yang berkontribusi pada ketahanan ekonomi serta pengurangan kemiskinan dan stunting di wilayah pesisir.
“Seluruhnya ini merupakan manifestasi dalam mendukung ketahanan ekonomi,” tambah Guswanto.
Anggota Komisi V DPR RI, Sumail Abdullah, menyatakan dukungannya terhadap SLCN dan berharap program ini bisa terus dilaksanakan secara rutin, terutama di Situbondo.
“Saya mendukung penuh pelaksanaan SLCN dan berharap program ini terus dijalankan secara rutin,” pungkas Sumail. [asg/ian]






