Surabaya (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda telah merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Surabaya Raya, yang meliputi Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik, Kamis (17/8/2023).
Prakiraan cuaca ini memberikan gambaran tentang kondisi cuaca yang dapat diharapkan pada hari tersebut.
Menurut informasi yang diberikan oleh BMKG Juanda, cuaca di wilayah Surabaya diharapkan akan cerah sepanjang hari. Bahkan, cuaca terik tampak mendominasi, termasuk di beberapa kecamatan seperti Asemrowo, Genteng, Lakarsantri, Sambikerep, Tegalsari, hingga Wonokromo.
Suhu udara di Kota Pahlawan diperkirakan akan berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius. Kecepatan angin yang rata-rata sekitar 30 Km/jam dan tingkat kelembapan mencapai 50-90 persen.
Baca Juga: Satu Gol Perdana Song Ui Yong Beri Keberuntungan Persebaya Surabaya Lawan PSM Makasar
Tidak hanya di Surabaya, Sidoarjo juga diharapkan mengalami cuaca yang cerah sepanjang hari. Tidak ada tanda-tanda turun hujan, dengan kondisi cuaca yang tampak terik sepanjang hari. Beberapa kecamatan di Sidoarjo seperti Balongbendo, Buduran, Wonoayu, Tulangan, Taman, dan Krian juga diperkirakan akan mengalami cuaca yang serupa.
Suhu udara di wilayah Sidoarjo bervariasi antara 23 hingga 32 derajat Celsius, dengan kecepatan angin dan tingkat kelembapan yang serupa dengan Surabaya.
Di Gresik, cuaca juga diperkirakan akan cerah, meskipun beberapa daerah di Gresik mungkin akan disertai sedikit awan. Pada sekitar pukul 10.00 WIB, diharapkan cuaca akan menjadi cerah berawan di seluruh daerah.
Suhu udara di Gresik diperkirakan akan berada dalam rentang 23 hingga 32 derajat Celsius, dengan kecepatan angin yang sekitar 30 Km/jam dan tingkat kelembapan berkisar antara 50 hingga 80 persen.
Kondisi cuaca yang cerah dan suhu udara yang relatif hangat menjadi ciri khas prakiraan cuaca untuk wilayah Surabaya Raya pada Jumat, 19 Agustus 2023. Meskipun demikian, perlu diingat bahwa prakiraan cuaca dapat berubah, dan disarankan untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru dari sumber resmi seperti BMKG. (fyi/ian)





