Dublin (beritajatim.com) – Selasa (11/11/2025) Cristiano Ronaldo berujar bahwa Piala Dunia 2026 bakal jadi turnamen mayor terakhirnya. Ironisnya, tiga hari kemudian mimpi tersebut terancam musnah. Itu dipicu Portugal yang secara mengejutkan kalah 0-2 dari Irlandia pada kualifikasi.
Memahg, kekalaja pada laga yang dimainkan di Aviva Stadium, Dublin, itu tidak mengusik Portugal sebagai pemuncak klasemen grup F dengan 10 poin. Tetapi, Hungaria di posisi runner-up hanya defisit 2 poin dari Portugal.
Artinya, jika Portugal kalah dari Armenia dan Hungaria mengalahkan Irlandia pada matchday pemungkas (17/11/2025), maka Hungaria yang lolos otomatis. Sedangkan Portugal harus berjuang via playoff.
Penderitaan CR7–julukan Ronaldo–bertambah lantaran dia dikartu merah pada menit ke-60. Ronaldo kedapatan menyikut Dara O’Shea. Awalnya, insiden itu membuahkan kartu kuning. Tetapi, berubah menjadi kartu merah pasca wasit Glenn Nyberg meninjaunya melalui VAR.
“Dia (Ronaldo, Red) tidak pernah dikartu merah dalam 226 laga dan itu adalah kredit tersendiri. Sangat disayangkan lantaran dia sangat peduli kepada tim ini,” ujar pelatih Portugal Roberto Martinez dilansir BBC.
Dalam kode disiplin FIFA, bab dua, Pasal 14(i) menyatakan: “Pemain dan ofisial akan diskors karena pelanggaran setidaknya tiga pertandingan atau periode waktu yang sesuai untuk penyerangan, termasuk menyikut, memukul, menendang, menggigit, meludah, atau memukul lawan atau orang selain ofisial pertandingan.”
Jika Ronaldo terkena larangan tiga pertandingan dan Portugal lolos otomatis, dia akan absen dalam dua pertandingan awal di fase grup. Itu belum termasuk potensi cedera. (dio)






