Malang (beritajatim.com) – Mantan punggawa Arema FC Cristian ‘El Locco’ Gonzales tidak mampu menutupi kesedihannya saat mendatangi Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Minggu (23/10/2022) kemarin. Dia mengajak keluarganya berkunjung ke Stadion Kanjuruhan untuk tabur bunga, mengenang kelamnya Tragedi Kanjuruhan.
Gonzales mengaku masih syok dengan Tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan 135 nyawa melayang. “Ya sampai sekarang masih tidak percaya, bisa terjadi seperti itu,” kata Gonzales.
Pria yang kini membela PSIM Yogyakarta ini pun bilang, pertama kali dia mendengar kabar terjadinya tragedi di Kanjuruhan itu dari anaknya. “Saya sudah pernah main lama sama Arema, ini rumah kedua saya, dan saya cinta mereka (Aremania, red), dan selama saya main di sini tidak pernah terjadi seperti itu,” ungkapnya.
Gonzales berharap Tragedi Kanjuruhan menjadi pembelajaran bagi semua pecinta bola di Indonesia. Dia tidak ingin peristiwa kelam itu kembali terulang.
[berita-terkait number=”3″ tag=”tragedi-kanjuruhan”]
“Harapan saya ini menjadi pertama dan terakhir. Karena sepak bola ini hiburan bagi seluruh masyarakat. Apalagi fanatisme masyarakat Indonesia ini sangat luar biasa,” ucap Gonzales.
Sementara istri Gonzales, Eva Gonzales menuturkan, Aremania dan Aremanita sudah seperti keluarga baginya. Tragedi kelam ini pun begitu dirasakan keluarganya.
“Saya sedih, sedih banget. Ini lebih dari keluarga saya. Berharap luka Aremania-Aremanita akan terobati majunya sepak bola lagi, tidak ada tetesan air mata lagi,” ujar Eva. [yog/beq]






