Surabaya (beritajatim.com) – Tidur adalah salah satu kebutuhan primer manusia. Punya tidur malam yang berkualitas jadi impian banyak orang lantaran susah didapat setiap harinya.
Maka memiliki kasur yang nyaman dan menunjang kualitas tidur adalah salah satu keinginan banyak orang. Itulah mengapa kita jadi paham ketika seorang pria di China menghabiskan 19 ribu yuan, setara Rp40,7 juta untuk sebuah kasur.
Baru-baru ini, sebuah video seorang pria di Zhejiang, China menjadi viral di Weibo. Video yang telah dilihat lebih dari 4 juta kali itu berbicara tentang pengalaman membeli kasur pria itu.
Dilansir dari World of Buzz, pada 27 September, seorang pria masuk ke toko furnitur untuk membeli kasur baru. Setelah menemukan kasur yang disukai, dia memutuskan untuk mencoba dengan berbaring di atasnya.
Setelah beberapa saat, karena terlalu nyaman, dia tertidur dan mulai mendengkur di kasur.
Melihat betapa lelahnya pria itu, staf di toko kemudian mematikan lampu dan meletakkan selimut di atasnya agar dia bisa tidur lebih nyaman.
Menurut para karyawan toko, pria itu sebenarnya tidur lebih dari satu jam sebelum bangun. Dilihat dari waktu dan bagaimana kemejanya terangkat, itu adalah tidur siang yang menyenangkan.
Setelah pria itu bangun dari tidurnya, dia pergi ke konter untuk membeli kasur seharga 19 ribu yuan tanpa pikir panjang.
Banyak warganet terkejut melihat bagaimana dia bisa menghabiskan uang sebanyak itu dengan begitu cepat, namun, tak sedikit pula warganet lain membelanya.
“Kasur yang bisa membuat anda rebah dan tertidur, bukankah kasur yang bagus? Artinya kasur itu cocok untuk individu dan begitu juga cara saya membeli kasur.”
“Bagus bahwa staf tidak membangunkannya atau melarangnya tidur. Pembelian itu layak.”
“Sepertinya dia sudah cukup lama tidak mendapatkan tidur yang berkualitas.”
“Entah dia memang cukup kaya atau memang begitu putus asanya dengan kasur lamanya.”
“Tapi sebenarnya, untuk furniture pun pembeli harusnya memang bisa mencobanya, seperi kita diizinkan untuk mencoba baju sebelum membelinya, itu pelayanan yang memang perlu diberikan.” [adg/beq]






