Surabaya (beritajatim.com) – Hubungan yang baik tentu karena ada rasa ketertarikan satu sama lain. Terlepas dari seberapa lama pun jalinannya. Namun, mungkin akan ada masa di mana pasangan mengalami empty love atau cinta kosong.
Empty love cenderung menggambarkan sebuah hubungan yang terasa hampa dan tak menggairahkan. Perasaan tersebut tak ayal berdampak pada hubungan yang jadi tak harmonis. Hal ini tentu perlu dihindari.
Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, maka sebaiknya kenali terlebih dahulu ciri pasangan yang mengalami empty love.
Kurangnya komunikasi
Seseorang yang mengalami empty love cenderung menghindari dan meminimalisir semua jenis komunikasi dengan pasangannya. Ia mungkin tak akan memulai obrolan atau bahkan merespon hanya sekadarnya saja. Biasanya ia akan beralasan sibuk dengan pekerjaan maupun aktivitas lain.
Tidak cemburu lagi
Cemburu yang berlebihan memang tidak baik, apalagi sampai gelap mata hingga mengekang pasangan untuk berteman dan melakukan aktivitas tertentu.
Namun, seseorang yang tidak cemburu bukan berarti bertanda baik. Ketika pasangan mulai berubah, yang tadinya posesif menjadi bodo amat, bisa jadi karena ia sedang mengalami empty love.
Tak menghiraukan
Seseorang yang sedang empty love biasanya juga tidak menghiraukan apa yang dikatakan oleh pasangannya. Bahkan ketika pasangannya merasa mulai tidak nyaman. Alih-alih untuk memperbaiki diri, ia justru tak menghiraukannya.
Paling parahnya lagi, ketika ia merasa bahwa tidak ada kepentingan lagi, terlebih untuk berbenah menjadi lebih baik demi pasangannya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”hubungan”]
Bersikap dingin
Ia tak hanya enggan berbicara, namun orang yang mengalami empty love juga enggan untuk mendengarkan curhatan pasangannya. Mereka cenderung bersikap dingin. Bahkan, tak jarang juga menjadi tampak asing, layaknya orang yang baru kenal.
Tidak tertarik membicarakan masa depan
Bahkan mungkin setelah menjalin hubungan begitu lama, orang yang empty love justru tidak tertarik pada pembicaraan perihal masa depan. Entah karena tidak ingin mengisi masa depan dengan pasangannya, atau mungkin ia meragukan keputusan bersama pasangannya saat ini. (fyi/ian)






