Surabaya (beritajatim.com) – Dalam hubungan percintaan, kerap kali kita dihantui dengan ciri – ciri pasangan yang memiliki red flags. Maksudnya, pasangan menunjukkan sikap atau perilaku yang merugikan sehingga hubungan tersebut tidak sehat. Red flags pun menjadi sinyal bahwa kita harus menghentikan hubungan tersebut sebelum melangkah lebih jauh lagi. Akibatnya, banyak orang menjadi sulit percaya dengan cinta dan takut untuk memulai hubungan.
Padahal, tidak semua pasangan memiliki red flags. Banyak juga yang memiliki green flags, yakni lawan kata dari red flags yang berarti hubungan tersebut sehat dan harmonis. Pasangan green flags tidak memiliki sifat – sifat yang justru menyakiti.
Agar kalian tidak salah dalam menjalin hubungan, berikut ini adalah tanda – tanda pasangan yang green flags dan cocok dijadikan pasangan seumur hidup.
1. Pendengar yang baik
Menjadi pendengar yang baik akan berpengaruh pada aspek berhubungan yang lain. Tidak hanya mau mendengar cerita dan keluh kesah, pasangan dengan green flags mau mendengarkan bagaimana sudut pandang kita terhadap suatu masalah. Sehingga titik tengah pun bisa ditemukan.
Selain itu, pendengar yang baik juga selalu menanyakan opini pasangannya, bukan hanya menuntut apa yang ia mau. Seperti hal – hal kecil layaknya menu makanan hari itu, tujuan berlibur, dan lain sebagainya.
2. Mau berkomunikasi dengan baik
Berkomunikasi tidak hanya sekedar menelpon atau bertukar pesan setiap hari, tapi tentang bagaimana dua orang saling memahami dan mengenali emosi. Apapun masalahnya, komunikasi menjadi hal yang penting dan bisa membantu menemukan penyelesaiannya.
Ketika berkomunikasi, setiap orang akan saling mengutarakan perasaannya, unek – unek, dan pandangannya bagaimana penyelesaian dari masalah tersebut. Perbedaan pendapat itu pasti, namun bukan berarti kalian bisa saling memaksakan keputusan masing – masing.
Yang terpenting, jangan pernah melakukan silent treatment karena hal tersebut justru akan menimbulkan masalah baru terhadap hubungan.
3. Saling memahami
Komunikasi tanpa pemahaman juga rasanya akan percuma. Seperti yang disebutkan sebelumnya, perbedaan pendapat pada setiap pasangan itu hal yang wajar, namun bagaimana kalian memahami satu sama lain agar titik tengah dari masalah tersebut dapat ditemukan.
Belajarlah untuk memahami pasangan kalian, bagaimana ketika ia marah, apa yang membuat ia marah dan senang, penyelesaian masalah seperti apa yang ia mau. Begitu juga dengan pasangan kalian, mintalah ia untuk memahami kalian. Dengan begitu, kalian akan belajar saling menghargai dan tidak egois.
4. Menghormati boundaries
Meski sudah menjadi pasangan, bukan berarti kalian tidak memiliki batasan – batasan tertentu dalam hidup. Kalian pasti memiliki prinsip yang tidak bisa dilanggar, sehingga ketika menjalin hubungan dengan seseorang bukan berarti orang tersebut bisa melanggar prinsip yang kalian miliki.
Pasangan yang baik justru akan menghormati dan menghargai batasan yang kalian miliki. Berlaku serupa untuk kalian yang harus menghargai boundaries si dia. Dengan begitu hubungan akan berjalan lebih harmonis dan sehat.
[berita-terkait number=”5″ tag=”hubungan”]
5. Mau Meluangkan waktu
Memang benar jika dunia ini tidak hanya berputar pada pasangan, ada pekerjaan yang harus dilakukan , ada tugas – tugas lain yang menunggu, dan masih banyak lagi. Meski begitu, bukan berarti kalian tidak menyempatkan waktu barang sebentar saja untuk bertemu pasangan.
Tidak perlu menyita waktu sehari penuh, bertemu di kala makan siang saja rasanya sudah menyenangkan. Dengan begitu hubungan akan terasa dijalani dengan penuh effort. Eits, tapi kalian juga harus melakukan hal yang sama ya, sekali waktu datangi pasangan ke tempat kerja untuk mengajaknya makan bersama, sehingga ia tidak merasa berjuang sendirian.
Kunci hubungan yang sehat adalah ketika dua insan ini mau mencoba untuk saling mengerti satu sama lain. Jadi, tidak hanya mementingkan perasaannya sendiri namun juga perasaan si doi. Jangan takut untuk memulai hubungan, karena diluar sana banyak sekali orang – orang dengan green flags yang cocok dijadikan pasangan.(mnd/ian)






