Surabaya (beritajatim.com) – Anda mungkin termasuk orang yang suka belanja, namun harus berhati-hati karena itu bisa jadi oniomania disorder.
Oniomania disorder diartikan sebagai sebuah obsesi seseorang buat belanja berlebihan yang sudah sulit untuk bisa dikontrol.
Biasanya orang yang mengalami ini akan membeli barang bukan karena butuh, tapi karena keinginan sesaat saja. Gangguan ini juga bisa disebut Compulsive Buying Disorder atau gangguan yang menyebabkan seseorang kecanduan pada belanja.
Oniomania disorder bisa jadi disebabakan karena kurang percaya diri yang malah jadi kompensasi untuk memperoleh pengakuan dari orang lain. Hal ini menyebabkan seseorang terus terobsesi untuk belanja barang melengkapi kemewahan diri.
Selain itu, oniomania disorder bisa disebabkan akibat tekanan pergaulan agar bisa diterima di dalam circle. Didikan orang tua terkait barang yang memang butuh bukan hanya ingin saja, menjadi hal penting. Karena membeli barang bukan karena butuh, tapi harus paham tujuannya.
Beberapa ciri dari kepribadian oniomania disorder sebagai berikut. Pertama, sulit sekali untuk menahan dalam hal membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Kedua, menghabiskan waktu hanya untuk mencari barang yang diinginkan.
Ketiga, punya masalah keuangan yang diakibatkan belanja yang tidak terkontrol secara baik. Keempat, seseorang yang mengalami ini biasanya senang saat belanja saja, tapi waktu saat barangnya sudah ada, euforia itu akan hilang.
Agar Anda terhindar dari oniomania dan uang bisa selamat, ada beberapa hal yang dilakukan menurut Daily Mail. Pertama, pilih pergaulan yang sesuai dengan kepribadian Anda, bukan hanya karena materi saja.
Kedua, cobalah membuat daftar belanja, agar tidak sampai kelewatan saat belanja. Ketiga, pahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan Anda, terutama bersangkut paut dengan kehidupan.
Keempat, jangan belanja waktu sedih atau marah, karena pada kondisi ini tak bisa mengontrol. Kelima, bawa uang secukupnya saja, jangan kebanyakan.
Jika beberapa cara itu masih belum berguna pada Anda, saat untuk mencari tahu pada yang ahli. Coba Anda konsultasi pada psikolog atau orang yang paham sehingga bisa mencegah dari kecanduan Anda dalam hal belanja. Sehingga uang Anda tidak mudah melayang hanya untuk hal kurang berguna. (dan/ian)






