Bondowoso (beritajatim.com) – Sebuah insiden kecil namun cukup mencemaskan dialami oleh Naila (19), seorang remaja asal Kelurahan Blindungan, Kecamatan/Kabupaten Bondowoso.
Cincin tunangan yang melingkar di jari manisnya sejak Jumat malam (20/3/2026) mendadak tidak bisa dilepas. Berbagai upaya dilakukan, namun cincin tersebut semakin terasa sesak dan membuat jari korban bengkak.
Setelah berkonsultasi ke puskesmas setempat, Naila bersama tunangannya akhirnya dirujuk ke Markas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bondowoso. Pihak puskesmas menilai bahwa penanganan kasus semacam ini lebih tepat dilakukan oleh petugas Damkar yang memiliki peralatan khusus untuk evakuasi benda-benda yang mengikat atau menjepit.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP & Damkar) Bondowoso, Aries Agung Sungkowo, membenarkan bahwa pihaknya menerima kedatangan korban pada Sabtu pagi (21/3/2026) sekitar pukul 10.13 WIB.
“Korban datang bersama tunangannya. Kami langsung menerima dan melakukan evakuasi. Petugas kami bergerak cepat karena ini menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga. Alhamdulillah, proses pelepasan cincin berjalan lancar dan korban tidak mengalami cedera,” ujar Aries.
Aries menjelaskan bahwa petugas menggunakan alat khusus berupa ring cutter atau pemotong cincin presisi untuk membuka cincin yang sudah cukup membengkak di jari korban. Proses evakuasi berlangsung tidak terlalu lama dan korban terlihat lega setelah cincin berhasil dilepaskan.
“Setelah cincin terlepas, kami juga melakukan pendataan identitas korban sebagai bagian dari administrasi laporan. Ini adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat, tidak hanya untuk kebakaran tetapi juga untuk penyelamatan dan evakuasi non-kebakaran,” tambahnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang mengalami kejadian serupa, seperti cincin atau benda logam lain yang tidak bisa dilepas, untuk segera mencari bantuan profesional dan tidak memaksakan diri karena dapat melukai jari.
“Jika ada warga yang mengalami kesulitan serupa, jangan panik. Segera datang ke kantor Damkar terdekat atau hubungi nomor darurat kami. Kami siap membantu 24 jam,” tegas Aries Agung Sungkowo. (awi/ted)






