Surabaya (beritajatim.com) – KH Muhamad Makki Nasir, seorang ulama kharismatik dan cicit dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU), secara resmi mengumumkan pencalonannya sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur.
Pengumuman ini disampaikan menjelang Konferensi Wilayah (Konferwil) PWNU Jatim yang akan diadakan di Tebuireng, Jombang, pada Agustus 2024.
KH Makki Nasir, yang saat ini menjabat sebagai Ketua PCNU Bangkalan dan Ketua NU KORDA Madura, dikenal luas karena dedikasinya yang tinggi terhadap NU dan masyarakat.
Reputasinya sebagai pemimpin yang berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dan ajaran Syaikhona Kholil Bangkalan, serta komitmennya dalam melayani umat, membuatnya menjadi kandidat yang kuat dalam pemilihan ini.
Dengan latar belakang pendidikan agama yang kuat dan pengalaman kepemimpinan yang luas, KH Makki Nasir menawarkan visi kepemimpinan yang berfokus pada penguatan NU sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, serta pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, dakwah, dan pelayanan sosial.
Pencalonan KH Makki Nasir menambah dinamika dalam bursa pemilihan Ketua PWNU Jatim. Kehadirannya sebagai cicit pendiri NU dan rekam jejak kepemimpinannya yang gemilang, diyakini akan menarik perhatian banyak kalangan dalam Konferwil mendatang.
Kontribusi dan Dedikasi KH Makki Nasir
Kiprah KH Makki Nasir dalam NU dimulai sejak usia muda. Setelah menyelesaikan pendidikan di berbagai pesantren dan perguruan tinggi ternama, beliau mengabdikan diri sebagai pengasuh Pondok Pesantren Falahun Nashiri Senenan, Bangkalan.
Dia juga aktif mengajar di STAI Syaichona Moh. Cholil dan terlibat dalam berbagai organisasi keagamaan, seperti MUI dan FKUB Bangkalan.
Sebagai pemimpin NU di tingkat kabupaten dan regional, KH Makki Nasir telah berhasil meningkatkan citra organisasi dan pengaruhnya di masyarakat.
Program-program pemberdayaan umat yang beliau gagas telah memberikan dampak positif yang signifikan, terutama di wilayah Madura.
Visi Kepemimpinan untuk PWNU Jatim
KH Makki Nasir memiliki visi untuk membawa PWNU Jatim ke tingkat yang lebih tinggi.
Dia berkomitmen untuk memperkuat peran NU dalam menjaga nilai-nilai Islam yang moderat, memperjuangkan kepentingan umat, dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Melalui kepemimpinannya, KH Makki Nasir berharap dapat menjadikan PWNU Jatim sebagai motor penggerak kemajuan umat Islam di Jawa Timur, baik dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, maupun ekonomi.
Sembilan Program Khidmah KH Makky Nasir calon Ketua PWNU Jawa Timur
1. Memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah di lingkungan NU Jawa Timur.
2. Meningkatkan solidaritas dan persatuan antar anggota NU Jawa Timur melalui program-program pembinaan dan silaturahmi.
3. Mengembangkan program pemberdayaan ekonomi umat untuk meningkatkan kesejahteraan warga NU Jawa Timur.
4. Mengoptimalkan peran NU Jawa Timur dalam pembangunan daerah dan nasional melalui kerja sama dengan pemerintah dan lembaga-lembaga terkait dengan berbasis kearifan lokal.
5. Membangun kerja sama strategis dengan pemerintah daerah dan berbagai
pemangku kepentingan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
6. Meningkatkan kualitas pelayanan sosial dan keagamaan kepada masyarakat Jawa Timur.
7. Mendorong pengembangan sumber daya manusia NU Jawa Timur yang unggul dan berdaya saing global dengan bertindak berdasarkan kearifan lokal.
8. Memperkuat peran NU Jawa Timur dalam menjaga kerukunan antar umat
beragama melalui tradisi keislaman yang moderat dan sesuai dengan konteks keindonesiaan.
9. Mengembangkan sistem informasi dan komunikasi yang efektif untuk
memperkuat jaringan internal dan eksternal NU Jawa Timur. [ade/ian]






