London (beritajatim.com) – Jose Mourinho selamanya adalah pahlawan bagi Chelsea. Pelatih asal Portugal itu jadi yang pertama menghadirkan titel Premier League bagi Chelsea pada 2004–2005. Bahkan, kala itu dia back to back juara.
Total, Mourinho mempersembahkan 8 gelar bagi Chelsea. Itu terjadi di dua periodenya melatih Chelsea pada 2004-2007 dan 2013-2015.
Tetapi, untuk Rabu dini hari (1/10/2025), Mou adalah musuh utama The Blues. Ya, Chelsea akan kedatangan SL Benfica yang kini dibesut Mou. Matchday kedua fase liga Liga Champions itu akan akan dimainkan di “rumah” lama Mou, Stamford Bridge.
“Aku bagian sejarah mereka (Chelsea, Red) dan sebaliknya. Aku membuat mereka menjadi tim yang lebih besar dan mereka juga membuatku menjadi Mourinho yang lebih besar. Tetapi, aku yang sekarang bukan biru. Aku merah. Aku ingin menang,” ujar Mourinho dilansir Sky Sports.
Pernyataan Mou bukan sekadar sesumbar seperti kebiasaannya selama ini. Sejak menggantikan Bruno Lage per 18 September lalu, dia belum terkalahkan dalam tiga laga (2 menang 1 seri).
Tetapi, bukan kali ini saja Mou menghadapi Chelsea. Sebelumnya sudah ada 14 pertemuan. Hasilnya? Chelsea jadi salah satu mantan menyebalkan baginya. Sebab, dari 14 pertemuan tersebut dia hanya mendapat 5 kemenangan.
Hanya, kondisi Chelsea saat ini agak memprihatinkan. Dalam lima laga terakhir, Reece James dkk hanya mendapat sekali kemenangan. Tiga laga di antaranya bahkan dilalui dengan kekalahan.
Situasi tersebut membuat rumor pemecatan tactician Enzo Maresca kian terdengar. Maresca disebut bakal kehilangan jabatannya jika kalah dari Benfica.
“Tidak ada tekanan bagiku (dari manajemen, Red). Fase negatif hal wajar dan kami akan melewatinya,” ucap Maresca. (dio)
Perkiraan pemain
Chelsea (4-2-3-1): 1-Sánchez (g); 24-James (c), 23-Chalobah, 5-Badiashile, 3-Cucurella; 45-Lavia, 25-Caicedo; 41-Estêvão, 8-Fernández, 49-Garnacho; 20-Pedro
Pelatih: Enzo Maresca
SL Benfica (4-2-3-1): 1-Trubin (g); 17-Dedić, 30-Otamendi (c), 4-Silva, 26-Dahl; 5-Barrenechea, 20-Ríos; 11-Lukébakio, 10-Sudakov, 21-Schjelderup; 14-Pavlidis
Pelatih: Jose Mourinho






