Ponorogo (beritajatim.com) – Selain terkenal sebagai Kota Budaya dan Santri, Kabupaten Ponorogo juga kaya akan khazanah kuliner. Salah satunya kuliner yang sedang menjadi buruan di Bumi Reog yakni Ceker Setan.
Makanan olahan berbahan dasar ceker ayam dengan rasa ekstra ‘huh-hah’ ini telah memikat lidah para penikmat pedas.
Ceker setan yang saat ini diminati ialah ceker setan yang berada di Jalan Pramuka, tepatnya di depan GOR Bulutangkis. Masakan ektra pedas ini, merupakan hasil masakan Khairunnissa, salah satu ibu rumah tangga di jalan tersebut.
Terciptanya ceker pedas ini, kata Nisa, berawal dari keinginannya untuk menciptakan jajanan ekstra pedas yang belum ada di Ponorogo. Kebetulan saat masih kuliah dulu di Malang, dia sangat menggemari kuliner tersebut.
“Saat kuliah suka sekali jajan ceker pedas, dan di Ponorogo belum ada, akhirnya saya coba buat dan jualan,” kata Nissa, Senin (18/12/2023).
Dia menerangkan bahwa Ceker Setan-nya terbuat dari ceker ayam yang diolah dengan bumbu cabe dan rempah khas, disajikan dalam kuah yang memikat selera. Keistimewaan Ceker Setan buatannya, terletak pada keberadaan kuah pedasnya yang membedakannya dari hidangan serupa seperti rica-rica.
“Membedakan Ceker Setan ini dengan yang lain, atau dengan rica-rica, adalah karena ada kuah pedasnya,” terangnya.
Dengan memanfaatkan media sosial, penjualan Ceker Setan meluas hingga ke luar kota. Awalnya hanya menjual satu kilogram per hari, kini omsetnya telah mencapai lebih dari lima kilogram. Harganya pun cukup terjangkau, Rp2500 per biji dengan empat ceker per porsi, masyarakat sudah bisa menikmati sensasi pedasnya.
“Bagi yang ingin mencicipi ceker setan, bisa langsung datang di Jalan Pramuka, lebih tepatnya di depan GOR Bulutangkis,” katanya.
Bagi pencinta makanan pedas, Ceker Setan ini bisa menjadi pilihan menarik. Perlu diingat bahwa tempat ini hanya buka di malam hari, dari pukul 17.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Tutup lebih awal, jika persediaan ceker pedas itu sudah habis.
“Bisa makan di tempat stan depan GOR Bulutangkis, kita sediakan nasi juga,” pungkasnya. [end/beq]






