Surabaya (beritajatim.com) – Kiper Persebaya, Ernando Ari harus menelan pil pahit setelah mengalami cedera dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC. Saat ini, kondisi pemain asal Semarang tersebut masih terus dipantau oleh tim medis Persebaya.
Pelatih Persebaya, Paul Munster mengungkapkan bahwa Ernando sedang menjalani serangkaian observasi untuk menentukan sejauh mana cedera yang dialaminya. “Saya tidak bisa memberikan rincian tentang kondisi cedera Ernando. Dokter masih terus memeriksanya, dan tim akan memberikan perawatan terbaik agar dia bisa segera kembali berlatih dan bermain,” ujar Munster.
Munster menduga bahwa Ernando mungkin mengalami dislokasi atau pergeseran posisi tulang, khususnya di bahu sebelah kanan. Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berspekulasi lebih jauh sebelum mendapatkan diagnosis resmi dari tim medis. “Saya rasa dia mengalami dislokasi,” tambahnya.
Pelatih berlisensi UEFA Pro ini berharap Ernando dapat pulih dengan cepat dan kembali berlatih untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan selanjutnya. “Mungkin akan istirahat satu sampai dua minggu, baru bisa bergabung lagi dengan tim,” ungkap Munster.
Sebelum mengalami cedera, Ernando Ari tampil sebagai starter pada pertandingan tersebut. Sayangnya, kiper asal Semarang ini harus ditarik keluar pada menit ke-90+1 dan digantikan oleh Andhika Ramadhani.
Ernando baru saja bergabung dengan Persebaya pada Jumat lalu setelah pulang dari Qatar, di mana ia membela timnas Indonesia dalam Piala Asia. Pemain ini menjadi salah satu kunci dalam sejarah prestasi tim Merah Putih yang berhasil lolos ke babak 16 besar Asian Cup.
Meskipun alami cedera, Ernando Ari sebelumnya tampil impresif dengan beberapa penyelamatan penting dalam pertandingan melawan Bhayangkara FC. Kontribusinya dalam membantu build-up serangan Bajol Ijo pun tidak dapat diabaikan. (way/kun)






