Jombang (beritajatim.com) – Cawapres (Calon Wakil Presiden) Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Imin adalah kelahiran pondok pesantren Denanyar Kabupaten Jombang. Hanya saja, untuk Pilpres (Pemilihan Presiden) hari ini Gus Imin tidak mencoblos di tanah kelahirannya.
Cawapres yang berpasangan dengan Anies Baswedan tersebut menyalurkan hak suaranya di Jakarta. Hal tersebut berbeda dengan sang kakak, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abadul Halim Iskandar atau Gus Halim.
Meski hari-harinya banyak di Jakarta, namun Gus Halim mengikuti pencoblosan di salah satu TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang ada di sekitar pondok pesantren Denanyar Jombang. Hal tersebut diungkapkan oleh pengasuh PPMM (Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif) Denanyar Jombang KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam.
Begitu juga dengan ibunda Gus Imin, Nyai Muhassonah, akan mencoblos di salah satu TPS Desa Denanyar Kecamatan/Kabupaten Jombang. “Insyaallah Cak Imin mencoblos di Jakarta, kalau Gus Halim (mencoblos) di Jombang,” ujar Gus Salam ketika dikonformasi, Rabu (14/2/2024).
Termasuk di Denanyar, jumlah total TPS di Kabupaten Jombang sebanyak 3.858 unit. Termasuk TPS reguler dan loksus (lokasi khusus) seperti di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) dan pondok pesantren. Ribuan TPS itu tersebar di 21 kecamatan.
Sedangkan jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) pemilu 2024 di Kabupaten Jombang mencapai 1.011.402 pemilih. Rinciannya, 506.944 pemilih laki-laki dan 504.458 pemilih perempuan. Sedangkan jumlah total TPS (Tempat Pemungutan Suara) sebanyak 3.858 unit.
Segala persiapan sudah dilakukan agar pemilu di Jombang berlangsung aman dan kondusif. KPU Jombang juga memastikan seluruh persiapan sudah 100 persen. Logistik pemilu sudah dikirim ke masing-masing TPS.
Hal senada juga diungkapkan Pj (Penjabat) Bupati Jombang Sugiat yang melakukan pemantauan kesiapan pemilu pada Selasa (13/2/2024). Pj Bupati Jombang juga melakukan zoom meeting untuk memastikan persiapan pelaksanaan Pemilu di 21 kecamatan.
Sugiat menyebut bahwa rapat melalui zoom meeting ini sebagai upaya menyinergikan langkah–langkah antara pemerintah daerah dengan TNI-Polri dan instansi terkait, mulai kecamatan hingga desa. Tujuannya, mengantisipasi potensi gangguan menjelang pemilu tahun 2024.
Dia juga menekankan aspek-aspek yang terus dan harus diperhatikan dalam persiapan serta penyelenggaraan Pemilu 14 Februari 2024. Mulai dari aksesibilitas dan koneksi internet di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kepastian bagi pemilih yang berpindah lokasi, hingga memutuskan diizinkan atau tidaknya pemilih menggunakan kendaraan dengan atribut kampanye untuk datang ke TPS.
“Agar pesta demokrasi pemilu tahun 2024 dapat berlangsung aman, jujur, adil dan demokratis. Tentunya diperlukan sinergitas melalui manajemen keamanan yang terpadu dan komprehensif, mengerahkan segala sumber daya yang ada. Memperkokoh kerja sama yang sinergis antara TNI-Polri dan instansi terkait,” tutur Sugiat.
Usai zoom meeting, Sugiat bersama Forkopimda memantau langsung kesiapan pemilu di TPS 04 Dusun Brangkal Desa Jipuhrapah Plandaan, serta TPS 001 Dusun Jipurapah Desa Jipurapah Kecamatan Plandaan. [suf]






