Surabaya (beritajatim.com) – Biasanya orang-orang yang mempunyai daftar identifikasi Red Flag akan menerapkannya saat PDKT. Namun, ketika sedang menjalin hubungan yang serius, tanda Red Flag bisa lebih sulit diidentifikasi.
Hal ini bisa terjadi karena pasangan yang sudah memiliki hubungan yang serius telah banyak melewati suka dan duka. Sehingga ia akan berpikiran untuk bertahan sedikit lagi, terus menerus, lalu menjadi memaklumi perlakuan dan sifat pasangan.
Membesarkan Pasangan yang Belum Dewasa
Maksud dari diksi “membesarkan pasangan” mengacu pada saat seseorang memiliki pasangan yang belum dewasa, baik secara perilaku dan prinsip.
Sehingga ia melakukan apapun demi pasangannya itu. Bisa tentang hal-hal kecil, seperti kapan harus mengatur waktu, atau yang besar layaknya mencukupi kebutuhan finansial.
Hubungan seperti ini bukanlah dinamika yang baik, kata Lisa Bobby, psikolog dan direktur klinis dari Growing Self Counseling & Coaching di Denver, yang dilansir dari New York Times. “Jika Anda membutuhkan pasangan Anda untuk melakukan hal-hal tertentu dengan cara tertentu agar Anda merasa aman dan bahagia, itu adalah tanda ketergantungan.” Ungkap Lisa.
Hubungan tipe ini semakin mengkhawatirkan apabila ia merasa bahwa pasangannya tidak bisa melakukan apapun tanpanya.
Cara Mengatasi Pasangan yang Belum Dewasa
1. Memberitahu Pasangan Tentang Sifatnya
Langkah pertama yang harus diambil adalah keterbukaan dalam komunikasi. Jangan ragu untuk memberitahunya mengenai keresahanmu.
Kamu bisa bisa mengajaknya berdiskusi, agar suasana menjadi suasana yang tenang, lalu sampaikan pesan yang ingin disampaikan kepada pasangan.
2. Membuat Kesepakatan
Karena seseorang yang belum dewasa kurang mampu membuat keputusan terhadap dirinya sendiri. Maka kamu bisa membuat kesepakatan.
Mereka juga sering kali lebih memilih untuk memendam masalah, atau malah langsung mengeluarkan emosi dengan marah-marah.
Buat kesepakatan untuk saling jujur jika memiliki masalah, menceritakan semua masalah yang dimiliki kepada pasangan, agar masalah bisa diselesaikan secara dewasa.
[berita-terkait number=”5″ tag=”hubungan”]
3. Berikan Pengertian
Seseorang yang belum dewasa secara emosi dan pikiran, bisa sangat mudah memikirkan omongan orang lain dan menjadi minder atau tersinggung.
Berikan pengertian yang cukup kepada pasangan tanpa menggurui. Ajaklah ia berproses, terutama dengan mencintai diri sendiri dan bertanggungjawab. (Kai/ian)






