Surabaya (beritajatim.com) – Banyak cara dilakukan pria untuk mendekati seorang wanita idamannya. Namun, tak banyak diketahui bahwa mendekati perempuan milenial tidak semudah yang dibayangkan. Perempuan milenial yang lahir berkisar tahun 80 hingga 90-an ini tentu sudah terhitung matang dengan berbagai pengalaman.
Jika sekali saja salah dalam memilih bahan obrolan di awal perkenalan, bukan tidak mungkin bisa membuat proses pendekatan berakhir di situ saja. Pada dasarnya perempuan milenial tidak tertarik dengan sesuatu yang terlalu basa-basi karena mereka mungkin justru ilfil pada laki-laki seperti itu. Berikut ini cara kenalan yang disukai perempuan milenial.
Menanyakan hal kurang penting
Pada dasarnya para wanita milenial sangat membenci pertanyaan ‘Boleh kenalan nggak?’. Jika ada pertanyaan seperti itu, mereka biasanya tidak akan menghiraukan atau pun memberikan respon. Para wanita milenial di usia yang sudah mapan, ia tidak akan tertarik dengan laki-laki yang terlalu basa-basi terlebih baru dalam tahap perkenalan.
Pertanyaan lain yang kerap dilontarkan ialah seperti sudah makan?, sedang apa?, mengganggu tidak?, sibuk ya?, dan lain sebagainya. Jadi, para pria dihimbau agar berhenti terlalu basa-basi dan hindari pertanyaan-pertanyaan seperti itu.
Mulai dengan ketertarikan yang sama
Sebelum memutuskan untuk berkenalan, pastikan dulu kamu mengetahui hal dasar yang mungkin ada dalam dirinya. Jika tahu sosoknya dari media sosial, coba lihat setiap postingannya yang mungkin ada kesamaan selera, contohnya gemar fotografi atau mendaki.
Hal tersebut tentu bisa dijadikan bahan untuk saling mengobrol. Karena wanita milenial biasanya suka obrolan mengenai hobinya tersebut. Namun, jika tidak paham mengenai kegemarannya, mungkin seperti K-Pop atau buku-buku filsuf, tentu para pria setidaknya perlu mencari tahu hal-hal mendasar mengenai topik tersebut.
Gunakan link pertemanan
Selain dari melihat ketertarikannya, hal yang bisa dimanfaatkan untuk memulai proses perkenalan atau memperpanjang bahan obrolan adalah dengan menggunakan link pertemanan yang dapat menghubungkan dengan perempuan milenial ini. Mungkin dengan pertanyaan Oh kamu temannya si ini?, teman kerja?. Dari situ akan muncul obrolan-obrolan baru karena biasanya merasa ada relevansi ke dirinya. [fyi/tur]






