Banyuwangi (beritajatim.com) – Jazz Gunung Ijen merupakan perhelatan konser jazz bernuansa etnik. Konser musik ini diselenggarakan di amfiteater terbuka di Taman Gandrung Terakota (TGT), Desa Tamansari, Kecamatan Licin.
TGT merupakan situs budaya yang dilengkapi dengan ratusan patung Gandrung yang mengelilinginya yang lokasinya berada di lereng Gunung Ijen di ketinggian 600 mdpl.
Dalam konser itu, sejumlah musisi turut tampil. Termasuk Indra Lesmana bersama Sri Hanuraga, Elfa Zulham, Kevin Yosua, Aditya Ong Quartet, Yuri Mahatma’s Straight & Stretch feat. Dian Pratiwi.
Indra Lesmana membawakan alunan jazz swing dari album Rumah Ketujuh miliknya. Dia menyebut, cara itu menurutnya dapat dinikmati oleh para pemula yang baru mengenal musik jazz.
Musisi yang telah berkarir sejak tahun 1976 tersebut, mengaku cukup bersemangat tampil di Banyuwangi.
“Saya senang sekali bisa kembali ke Banyuwangi, terakhir kali saya kemari pada 2019,” kata Indra.
Indra membawakan berbagai lagu unggulannya, seperti Joy Joy Joy, Cerita Lalu, Bulan Di Atas Asia, dan tembang lainnya. Ia juga sempat mainkan lagu bernuansa kebangsaan Rayuan Pulau Kelapa dengan alunan jazz yang indah.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut lewat seni dapat menumbuhkan rasa cinta pada negeri. Terlebih, di Taman Gandrung Terakota merupakan salah satu tempat digelarnya berbagai atraksi seni.
“Semoga event-event musik semacam ini kian menambah kecintaan kita pada negeri ini. Musik adalah salah satu yang terus kami garap di antara beraneka atraksi seni budaya lainnya,” terangnya. (rin/but)






