Banyuwangi (beritajatim.com) – Beberapa hari terakhir pasca pemungutan suara beredar video mengenai sekumpulan orang mengambil kembali paving block di jalan menggunakan truk. Tepatnya, kejadian itu di Dusun Panjen, Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu.
Dalam video beredar, paving block itu berasal dari salah satu calon legislatif Kabupaten Banyuwangi. Peruntukannya digunakan untuk pavingisasi jalan tersebut.
Namun, ada anggapan bahwa suara yang diraup sang calon di daerah itu rendah sehingga memutuskan untuk mengambil kembali paving tersebut.
Kini diketahui, caleg tersebut merupakan calon incumbent dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) Banyuwangi Ratih Nurhayati. Caleg petahana itu berjuang di Dapil 7 Banyuwangi yang meliputi; Kecamatan Sempu, Singojuruh dan Songgon.
“Ini benar-benar miskomunikasi, atas nama pribadi dan Partai Nasdem kami minta maaf. Terkait komitmen dengan warga Jambewangi kami akan laksanakan,” ungkap Ratih Nurhayati.
Ratih membantah jika pengambilan paving block itu karena ada yang menganggap perolehan suara rendah di daerah tersebut. Dia justru berterima kasih lantaran warga setempat masih cukup solid mendukungnya.
“Di sana saya masih mendapat 4 ribu suara. Sehingga saya membantah informasi yang berkembang kalau suara saya di sana rendah,” tegasnya.
Selama ini, kata Ratih, dirinya cukup komitmen dengan tugas dan amanat warga. Terutama warga Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu. Bahkan, sejak 2019 saat dirinya terpilih menjadi wakil rakyat di DPRD Banyuwangi.
“Ke depan, saya komitmen untuk bersama dengan tokoh masyarakat dan warga Jambewangi membangun infrastruktur di desa tersebut, termasuk menuntaskan program pavingisasi yang dilaksanakan,” pungkasnya. [rin/beq]






