Pacitan (beritajatim.com) – Presiden ke 6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenang dan menghargai hubungan yang telah terjalin dengan rekan-rekannya dari Cadaka Dharma 1973, sebuah kelompok yang terdiri dari berbagai cabang militer Indonesia.
Dalam pidato yang menyentuh hati, SBY mengungkapkan rasa bangganya terhadap teman-temannya dari Cadaka Dharma, yang telah menunjukkan dedikasi dan kontribusi yang luar biasa bagi negara, baik dalam pendidikan maupun dalam pelayanan.
Lalu, siapakah Cadaka Dharma yang selalu beliau sebut? Mereka adalah teman seangkatan beliau yang terdiri dari lintas matra, yaitu Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Kepolisian.
“Saya sangat bangga kepada kawan-kawan Cadaka Dharma, teman seperjuangan baik saat pendidikan maupun saat berkontribusi untuk negeri,” ungkap SBY dengan penuh emosi, Jumat (16/8/2024).
Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap pencapaian teman-temannya yang bisa mendapatkan amanah dalam berbagai posisi penting, baik di jajaran militer maupun sipil. Mulai dari Komando Satuan Angkatan, Jenderal, Duta Besar, Menteri, bahkan Pimpimnan Parpol sekalipun.
SBY juga berbagi kenangan tentang masa-masa sulit saat bertugas di Timor Timur, mengenang rekan-rekannya yang telah gugur sebagai pahlawan. Pengorbanan mereka, kata beliau, adalah warisan yang akan terus dihormati dan tidak akan pernah dilupakan.
Perayaan tasyakuran di museum SBY-Ani di Pacitan dipenuhi dengan kehangatan dan tawa, menunjukkan bahwa meskipun tidak semua dapat bertugas bersama, ikatan persahabatan tetap kuat.(sul/ted)






