Magetan (beritajatim.com) – Bus maut yang terjun ke jurang Jalan Tembus Sarangan-Tawangmangu Kelurahan Sarangan, Plaosan, Magetan, Jawa Timur mengangkut 52 penumpang dari Kelurahan Manyaran Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (4/12/2022).
Mereka hendak menuju ke Telaga Sarangan dan berangkat dari Semarang pada pukul 06.00 WIB menggunakan dua bus yakni H 1470 AG dan H 1469 AG. Kemudian, mereka menuju ke Telaga Sarangan dulu dan rencananya bakal ke Grojogan Sewu di Karanganyar, Jawa Tengah.
Namun, bukannya senang-senang, mereka malah tertimpa musibah. Salah satu bus yakni nopol H 1470 AG diduga mengalami gangguan fungsi rem hingga akhirnya terjun ke jurang di Jalan Tembus Sarangan-Tawangmangu.
Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan membenarkan jika bus tersebut memang awalnya konvoi atau berkendara dengan iring-iringan. Namun, bus satunya akhirnya berjalan duluan dan jaraknya cukup jauh dengan bus yang celaka.
“Bus itu kan beriringan tadinya. Kemudian yang satu ini sudah duluan, kemudian yang satunya mengalami kecelakaan tunggal. Mereka inj dari Semarang hendak menuju ke Sarangan. Mereka adalah rombongan RT atau tour warga dari Kelurahan Manyaran, Kecamatan Semarang Barat,” kata Ridwan.
Saat ini, upaya evakuasi korban sudah selesai. Korban yang mengalami luka yakni sebanyak 32 orang sudah dievakuasi. Sebanyak 13 orang penumpang tidak mengalami luka. Mereka pun sudah kembali ke Semarang dengan bus satunya. Sementara, ada 7 korban tewas karena terjepit termasuk salah satunya yakni si pengemudi bus.
[berita-terkait number=”3″ tag=”kecelakaan-sarangan”]
Saat ini jenazah korban meninggal tengah dipulasara di instalasi pemulasaraan jenazah (IPJ) RSUD dr Sayidiman dan rencananya bakal dibawa pulang ke Semarang untuk diserahkan ke pihak keluarga dan dimakamkan.
Diketahui, sebuah bus pariwisata mengangkut puluhan orang terjun ke jurang di pinggir jalan Raya Sarangan-Tawangmangu atau jalan tembus Cemoro Sewu-Sarangan tepatnya di atas Wisata Lawu Green Forest (LGF) Kelurahan Sarangan, Plaosan, Magetan, Jawa Timur, Minggu (4/12/2022) pukul 11.00 WIB. Bus bernopol H 1470 AG itu terjun ke jurang sedalam 30 meter usai menghantam guardrail atau pembatas jalan hingga rusak.
Salah seorang saksi mata dan pengguna jalan Suwoto melihat bus tersebut melaju dari arah Tawangmangu menuju arah Sarangan dengan kecepatan tinggi. Dia sudah tak mendengar lagi raungan mesin bus dan tiba-tiba bus itu langsung tak melaju di jalan dan kemudian menghantam guardrail hingga rusak dan masuk jurang. [fiq/suf]






