Mojokerto (beritajatim.com) – Bus Sugeng Rahayu nopol W 7496 UP terlibat kecelakaan di Jalan Raya Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Bus Sugeng Rahayu seruduk truk Fuso nopol B 9028 QK yang berhenti karena lampu merah.
Kecelakaan yang menyebabkan sopir bus Bus Sugeng Rahayu nopol W 7496 UP, Awaludin (32) mengalami luka lecet ini terjadi pada, Sabtu (2/3/2024). Sekira pukul 05.30 WIB, bus mengalami kecelakaan di jalur nasional tepatnya di Jalan Raya Desa Lengkong.
Saat itu, bus Sugeng Rahayu nopol W 7496 UP yang dikemudikan warga Dusun Gempol RT 03 RW 03, Desa Gempol, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi berjalan dari arah selatan ke utara. Di depannya ada truck Fuso nopol B 9028 QK yang dikendarai Nuyulul Arofat (38).
Tepat di depan truck Fuso nopol B 9028 QK yang dikendarai warga Dusun Semawor RT 02 RW 09, Desa Semawor, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri ada truk yang tidak diketahui identitasnya. Sampai di lokasi kejadian, truck Fuso berhenti dikarenakan kendaraan truck yang tidak diketahui identitasnya berhenti.
Truck yang tidak diketahui identitasnya didepannya berhenti dikarenakan lampu menyala merah. Pada saat truck Fuso berhenti secara tiba-tiba, bus Sugeng Rahayu yang ada di belakangnya langsung menyeruduk bagian belakang truk Fuso. Akibatnya, sopir bus Sugeng Rahayu mengalami luka lecet.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Iptu J Wihandoko mengatakan, kecelakaan terjadi diduga karena kurang hati-hatinya sopir bus Sugeng Rahayu nopol W 7496 UP yang tidak bisa mengantisipasi situasi dan kondisi arus lalu-lintas yang ada di depannya.
“Diduga karena kurang hati-hatinya sopir bus Sugeng Rahayu nopol W 7496 UP sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu-lintas. Akibat dari kejadian tersebut, sopir bus Sugeng Rahayu nopol W 7496 UP mengalami luka lecet,” ungkapnya. [tin/beq]






