Lamongan (beritajatim.com) – Bus Kendali Mas Jurusan Malang-Jakarta terbakar di jalan poros Nasional Lamongan-Babat. Kejadian tepatnya di depan Pasar Kruwul, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi.
Peristiwa ini bermula ketika bus yang dikemudikan Hugianto Ali, warga Kel Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Malang, melaju dari arah timur ke barat atau dari arah Surabaya.
Ketika sampai di depan Pasar Kruwul, tiba-tiba muncul api pada mesin bagian belakang, yang diduga disebabkan terjadinya korsleting kelistrikan.
“Jadi saya dari menjemput penumpang dari Gresik terus Lamongan ini. Karena melihat ada nyala api, saya kemudian berhenti dan saya melihat api semakin membesar,” kata sopir bus Hugianto Ali, kepada wartawan, Sabtu (12/10/2024).

Kemudian Hugianto meminta semua penumpang untuk turun dan mengamankan barang bawaan penumpang. Setelah itu, Hugianto bersama kru bus lainnya berusaha memadamkan api memakai alat pemadam yang ada di bus.
“Tapi karena api dengan cepat membesar ya tidak bisa ngatasi,” tuturnya.
Hugianto mengaku, saat kejadian bus baru terisi 3 orang penumpang. Bus juga baru berangkat untuk menjemput penumpang di sejumlah titik yang tersebar.
“Dari Malang sampai Gresik tadi baru 3 orang penumpang,” ujarnya.
Proses pemadaman bus tersebut melibatkan dua unit mobil pemadam kebakaran. Api baru benar-benar dapat dikuasai setelah hampir 45 menit. Ketika api sudah padam, kondisi bus hanya menyisakan kerangka. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini. (fak/but)






