Ngawi (beritajatim.com) – Sebuah bus terbakar saat perbaikan bodi di sebuah bengkel di Desa/Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Jumat (29/9/2023) pukul 13.00 WIB.
Kejadian berawal saat tiga orang pekerja bengkel sedang melakukan perbaikan bodi luar bus. Tak disangka, justru muncul api di bagian kiri depan muncul api dari dalam bus bertuliskan Cahaya Muda itu.
Pekerja pun panik, dan sempat hendak melepas aki bus. Namun, kobaran api semakin membesar sehingga tak sempat. Mereka pun langsung mengambil air dan mencoba memadamkan dengan alat seadanya.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung meminta tolong Pemadam Kebakaran Ngawi. Tak lama, satu unit truk Damkar Ngawi yang berada di Pos Widodaren langsung menuju ke lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

Namun, satu unit Damkar tak mampu memadamkan api. Sehingga, satu unit truk Damkar dari Pos Induk di Kecamatan Ngawi meluncur ke lokasi untuk memba tu proses pemadaman dan pembasahan.
“Saya lari mengambil air mencopot aki tapi sudah tidak nutut. Api semakin membesar, pertama keluar api dari atas sebelah kiri dalam bus. Bus ini sedang kami dempul bodinya,” kata Sugiyatno, salah seorang pekerja bengkel.
Baca Juga: Pemadaman Kebakaran Hutan Gunung Lawu Ngawi Terkendala Medan
Sementara itu, Joko Kartono salah satu petugas Damkar Ngawi, mengatakan, tak ada kendala dalam proses pemamadaman. Hanya saja sebagian warga yang menonton sempat membuat jalan masuk ke lokasi kejadian jadi sempit.
“Karena damkar dari Widodaren kekurangan air, kami membantu pemadaman. Diduga bus mengalami korsleting listrik,” kata Joko.
Lihat postingan ini di Instagram
Polisi pun mendatangi lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta. Diketahui bus tersebut merupakan milik Antoni Budiarso, Kades Mendiro, Ngrambe, Ngawi. [fiq/ted]






