Jember (beritajatim.com) – Achmad Sudiyono, mantan kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Kabupaten Jember, Jawa Timur, berburu rekomendasi bakal calon bupati dan wakil bupati di Partai Persatuan Pembangunan.
Sudiyono mendaftarkan diri dalam penjaringan kandidat bupati dan wabup di kantor Dewan Pimpinan Cabang PPP Jember, Minggu (19/5/2024).
Usai pendaftaran, Sudiyono berjanji akan memberikan perhatian kepada pondok pesantren. “Pesantren lembaga pendidikan tertua di bumi pertiwi. Belum ada pendidikan formal, sudah ada pendidikan informal.yang diselenggarakan para kiai dan ulama kita,” katanya.
Pesantren membangun karakter bangsa. “Oleh karena itu bupati harus hadir di tengah pesantren dan akses pendidikan di pesantren harua diutamakan,” kata Sudyono.
“Para ulama memang tidak pernah minta bantuan saat mendirikan pesantren. Tapi pemerintah harus melek. Pemerintah harus sadar bahwa untuk mencetak sumber daya yang berakhlak tidak mudah. Pemerintah tidak mampu walaupun dengan uang seberapapun. Tapi ulama dengan ilmu yang dimilili,” kata Sudiyono.
Pemkab Jember pernah menyediakan insentif untuk pesantren pada 2005-2015. “Kalau ada yang memutus, patut dipertanyakan,” kata Sudiyono. [wir/aje]






