Tuban (beritajatim.com) – Paska kedatangan Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto di Pondok Pesantren (Ponpes) Langitan Tuban pada minggu 26 november 2023 lalu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky memberikan bocorannya.
Sebelumnya, sempat diberitakan bahwa kedatangan Prabowo Subianto di Ponpes Langitan itu ditemui oleh puluhan kiai kondang di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sebanyak 65 Kiai dan tokoh agama di beberapa Ponpes terlihat hadir.
Pertemuan itu berlangsung lama dan tertutup, bahkan menurut Juru Bicara Pertemuan itu yakni KH Moh Hasan Mutawakkil Alaallah yang juga merupakan tokoh kiai Ponpes Genggong Probolinggo menyampaikan agenda Prabowo Subianto di Ponpes Langitan Tuban hanya meminta doa.
Namun, berdasarkan keterangan dari Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan bahwa pertemuan tersebut merupakan silaturahmi antara Prabowo Subianto dengan para ulama.
“Hal itu wujud perhatian kepada tokoh agama dan santri,” ucap Bupati Tuban yang kebetulan juga menemani agenda pertemuan itu.
Baca Juga: Baliho Capres Prabowo ‘Gemoy’ Mulai Bermunculan di Kabupaten Malang
Lindra sapaannya menjelaskan bahwa peranan kiai dan ulama sangat penting dalam keberhasilan pembangunan suatu daerah. “Selain itu, juga menjadi sosok yang memberikan nasihat spiritual,” paparnya.
Sementara itu, usai melakukan pertemuan dengan para kiai, Prabowo Subianto enggan memberikan tanggapannya kepada sejumlah awak media dan langsung bergegas masuk ke dalam mobil.
Sebagai informasi juga, sebelum ke Ponpes Langitan Tuban Prabowo Subianto juga melakukan kunjungan ke Koramil 0811/11 Widang sebagai Menteri Pertahanan RI dan memberikan bantuan berupa motor sebanyak 153 unit untuk Babinsa dan 5 unit untuk Polres Tuban. Selain itu, juga dibagikan 400 paket sembako bagi warga sekitar. [ayu/ted]






