Trenggalek (beritajatim.com) – Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin bersama istrinya Novita Hardini menggunakan hak pilihnya di TPS 4 Kelurahan Surondakan. Saat menuju TPS, mereka memilih jalan kaki.
“Kalau dilihat dari beberapa TPS mulai dari semalam memang ada beberapa catatan. Karena memang jumlah TPS tahun ini semakin banyak. Karena jumlah surat suaranya semakin banyak maka untuk menghemat waktu, jumlah TPS nya juga semakin banyak. Setiap TPS jumlahnya sekitar 200 atau 250 an. Itupun yang paling besar. Harapannya jam 11 malam sudah bisa selesai semua”, kata Bupati Trenggalek, pada Rabu (14/2/2024).
Bupati dan istri jalan kaki dari Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek. TPS dimana mereka mencoblos masih berada di komplek pendopo.
Rencananya setelah menyalurkan hak suara kepala daerah yang akrab disapa Mas Ipin ini bersama jajaran Forkopimda akan melakukan peninjauan ke TPS-TPS. Tahun ini jumlah TPS di Trenggalek ditambah, sehingga harapnnya meskipun surat suaranya banyak, jalannya pemilihan hingga perhitungan suara tidak memakan waktu yang panjang.
“Tempat saya dan istri memilih, yang hadir sudah cukup banyak, sekitar 34 persen. Dan ini tetap terus dibuka sesuai dengan penjadwalan. Hari ini kita juga mau keliling ke beberapa TPS”, imbuhnya.
“Terima kasih kepada semua pihak. Terus paska pemilihan mari kita kembali ke satuan, kita kembali lagi. Siapa pun itu yang terpilih, artinya mandat rakyat itu diletakkan. Yang terpilih kita do’akan bisa menjalankan amanah rakyat ini”, katanya.
Di tempat berbeda, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara dan istri, Fatikatur Rohmah salurkan hak suara di TPS 14, Desa Kedunglurah, Kecamatan Pogalan.
Mantan anggota DPRD Kabupaten Trenggalek itu turut mengantri bersama dengan warga masyarakat setempat untuk menyalurkan hak suaranya.
“Hari ini saya bersama istri memberikan hak pilih kita di TPS 14 Desa Kedunglurah. Saya berharap bisa menghasilkan para pemimpin bangsa yang terbaik, sehingga bermanfaat khususnya untuk Indonesia”, harap Mas Syah.
Wakil kepala daerah muda itu juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya karena menurutnya suara masyarakat menentukan kepemimpinan negara lima tahun ke depan.
“Saya berharap hari ini masyarakat menyampaikan hak suaranya, tidak golput. Karena hak suara kita sangat penting untuk menentukan masa depan bangsa dan negara”, imbuhnya.
“Mari kita berbondong-bondong datang ke TPS untuk menyampaikan hak suara kita,” ajaknya. [nm/beq]






