Ponorogo (beritajatim.com) – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengunjungi tempat pelaksanaan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tenaga kesehatan (nakes) di Politeknik Kesehatan Malang Kampus IV di Ponorogo.
Ya, selama dua hari, terhitung mulai hari Rabu (14/12) ini, peserta tes merupakan pendaftar PPPK formasi untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Sebanyak 326 peserta seleksi PPPK formasi nakes akan merebutnya 106 lowongan nakes yang dibuka oleh Pemkab Ponorogo.
“Saya hadir di sini tidak untuk mengintervensi atau apapun. Karena mekanismenya sudah online dan transparan. Saya hanya ingin pengin tahu, pelaksanaannya lancar atau tidak,” ungkap Bupati Sugiri Sancoko, usai mengunjungi tempat tes seleksi PPPK nakes di Ponorogo, Rabu (14/12/2022).
Dihadapan peserta yang sedang menunggu pelaksanaan tes dimulai, Bupati Sugiri Sancoko mewanti-wanti mereka. Dia tidak ingin, peserta seleksi PPPK nakes di Ponorogo percaya pada calo, yang berkoar-koar bida meloloskan menjadi PPPK. Meskipun mencatut nama siapapun itu. Sugiri mengungkapkan bahwa tes PPPK ini dilakukan secara online dan berbasis Computer Assisted Test (CAT).
“Kesempatan calo untuk bermain itu sangat kecil, semua online dan transparan. Optimis dengan kemampuan sendiri,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bupati-ponorogo”]
Dalam kesempatan itu, Sugiri mengingatkan dengan tegas, supaya aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak bermain-main dalam pelaksanaan seleksi PPPK ini. Sanksi tegas bakal Ia keluarkan tak kala mereka bermain dalam percaloan. Seperti yang terjadj di kasus percaloan PPPK guru di tahun lalu.
“Saya mengingatkan kepada para peserta untuk jangan tergoda dengan godaan setan. Yakni dengan menggunakan calo, jangan tertipu seperti PPPK guru pada tahun lalu,” pungkasnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo, Andi Susetyo. Mantan kepala dinas pertanian itu, juga mengatakan untuk tidak percaya dengan calo yang berjanji akan meloloskan menjadi PPPK nakes di bumi reog.
Pasalnya setelah tes selesai, nilainya sudah langsung keluar. Maka dari itu, Andy meminta peserta percaya dengan kemampuannya sendiri.
“Sekali jangan percaya calo. Fokus dan percaya diri sendiri. Nilainya secara realtime juga bisa dipantau,” pungkasnya. (end/ted)






