Sidoarjo (beritajatim.com) – Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) membangun lagi 6 ruang kelas dan 1 ruang untuk perpustakaan SMPN 2 Tulangan. Pembangunan ruang perpustakaan dan ruang kelas itu ditargetkan rampung akhir 2023.
SMPN 2 Tulangan ini ditambahi 6 ruang kelas untuk dipakai belajar mengajar dan 1 ruangan untuk perpustakaan. Sebelumnya hanya memiliki 5 ruang kelas dan 4 ruangan yang difungsikan untuk ruang kepala sekolah, ruang guru dan ruang TU.
“Ini semua untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana belajar mengajar di SMP Negeri 2 Tulangan,” katanya Jumat (8/12/2023).
Gus Muhdlor menjelaskan, pemerataan pendidikan menjadi program prioritasnya, karena itu menjadi kunci jangka panjang dalam memotong rantai kemiskinan.
Ia memastikan infrastruktur pendidikan tersebar merata di 18 kecamatan. Alumni SMAN 4 Sidoarjo itu juga menegaskan bahwa setiap sekolah wajib memiliki perpustakaan.
BACA JUGA: Gus Muhdlor: Betonisasi Jalan dan Jembatan, Ruas Tarik-Mlirip Sidoarjo Rampung 100 Persen
Kunci keluar dari kemiskinan salah satunya adalah dengan meraih pendidikan. Sehingga pemerataan infrastruktur pendidikan dengan menambah jumlah sekolah negeri terus dilakukan.
“Selain itu kebiasaan membaca buku harus terus didorong, dan sekolahan menjadi trigger budaya baca bagi generasi saat ini. Oleh sebab itu perpustakaan harus ada di setiap sekolah,” imbuhnya.
Seperti diketahui, rata-rata setiap kecamatan di Sidoarjo memiliki dua sekolah SMP negeri. Yang baru dibangun yaitu SMPN 2 Tulangan. Untuk kecamatan Prambon saat ini masih berdiri 1 sekolah SMP negeri dan bakal segera dibangun SMPN 2 Prambon.
Sedangkan untuk memenuhi kekurangan sekolah tingkat SMA/SMK negeri, Pemkab Sidoarjo terus melakukan koordinasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai penanggung jawab pengelola sekolah menengah atas dan kejuruan (SMA/SMK).
BACA JUGA: Gus Muhdlor Segera Tambah Dokter Spesialis di RSUD Sidoarjo
“Pembangunan SMPN 2 Prambon terus kami upayakan segera terealisasi. Untuk penambahan sekolah SMA/SMK negeri kami akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim selaku penanggungjawab pengelola SMA/SMK negeri,” terang Gus Muhdlor.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Tirto Adi mengatakan, pembangunan disisi timur dengan menambahkan ruang kelas agar bisa digunakan oleh siswa kelas VII yang sementara pembelajarannya dilakukan di SMPN 1 Tulangan.
“Pembangunan ruang kelas dan perpustakaan ini ditargetkan rampung akhir Desember 2023,” ucapnya.
Masih menurut Tirto, tahun 2024 di sekolah SMPN 2 Tulangan itu bakal dibangun tempat ibadah sebagai kelengkapan sarana dan prasaran sekolah. “Rencananya di SMPN 2 Tulangan ini dibangun masjid sebagai tempat ibadah,” pungkasnya. [isa/suf]






