Pasuruan (beritajatim.com) – Untuk memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 3 Kabupaten Pasuruan berjalan lancar, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo melakukan inspeksi mendadak (sidak), Senin (14/7/2025). Sidak ini bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah bagi ratusan siswa baru.
Mas Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan, datang didampingi Plt Kepala Dinas Sosial Fathurrahman, Kepala Dinas Pendidikan Tri Krisni Astuti, serta sejumlah pejabat lainnya. Rombongan langsung menyusuri setiap sudut fasilitas sekolah untuk memastikan seluruh layanan penunjang berjalan optimal.
Pantauan di lokasi, Mas Rusdi tiba sekitar pukul 10.00 WIB dan meninjau berbagai ruang, mulai dari kelas, asrama siswa, dapur, tempat mencuci pakaian, hingga aula serbaguna yang sudah mulai digunakan siswa untuk aktivitas bersama.
Di hadapan para siswa baru, Mas Rusdi memberikan semangat dan pesan ringan agar mereka merasa nyaman di lingkungan barunya.
“Semangat semua yo rek. Yang belum bisa nyuci baju sekarang belajar, insyaallah banyak manfaat yang kalian rasakan nanti,” ujarnya.
Tak hanya itu, Bupati Pasuruan juga menekankan pentingnya fokus belajar demi meraih masa depan yang lebih cerah. Menurutnya, pendidikan adalah jalan utama untuk mengangkat harkat keluarga sekaligus membanggakan bangsa.
“Yang negara inginkan hanya satu, fokus belajar agar pintar dan membanggakan keluarga, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mas Rusdi juga menyempatkan menyapa para orang tua siswa yang hadir di lingkungan sekolah. Ia memastikan kebutuhan makan dan minum anak-anak telah dijamin sepenuhnya oleh negara.
“Bapak ibu tidak perlu khawatir, semua ditanggung negara. Cukup doakan anak-anak agar tumbuh jadi anak cerdas dan membanggakan,” kata Mas Rusdi.
Terkait fasilitas, ia mengungkapkan bahwa infrastruktur Sekolah Rakyat di Pasuruan saat ini sudah terpenuhi hingga 95 persen. Ruang kelas dan asrama dinilai sangat layak untuk mendukung proses pembelajaran berbasis asrama.
“Alhamdulillah, terima kasih kepada Presiden dan Kemensos, fasilitas SR kita sudah 95 persen lengkap. Apalagi, Kabupaten Pasuruan mendapat kuota siswa terbanyak se-Jawa Timur,” pungkasnya. [ada/beq]






