Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman mengharapkan keberadaan Korp Muballigah Dewan Masjid Indonesia (DMI) di wilayah setempat, agar senantiasa menjadi garda terdepan dalam menghadirkan dakwah menyejukkan, mencerahkan, dan menginspirasi.
Hal tersebut disampaikan Bupati Kholilurrahman memberikan sambutan dalam Pelantikan Pengurus Korp Muballigah DMI Pamekasan, di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Jl Raya Panglegur KM 4 Tlanakan, Pamekasan, Kamis (16/7/2026).
Terlebih pihaknya juga tengah komitmen menguatkan dakwah berbasis keteladanan yang menjadi salah satu ikhtiar dalam membangun masyarakat religius, sehingga kehadiran Korp Muballigah DMI Pamekasan, diyakini dapat memperluas peran perempuan sebagai penggerak pembinaan moral sekaligus mitra pemerintah dalam mewujudkan visi Gerbang Salam.
Menurutnya dakwah dari kalangan perempuan memiliki kekuatan tersendiri karena tidak hanya disampaikan melalui tutur kata, melainkan lahir dari keteladanan, kepedulian dan sentuhan nurani. “Kami yakin dakwah yang dilakukan kaum perempuan akan lebih berhasil, sebab mereka tidak hanya bicara melalui lisan, tapi juga dengan penghayatan nurani, sehingga pesan-pesan dakwah bisa lebih mudah diterima,” kata KH Kholilurrahman.
“Karena itu kami optimistis keberadaan Korp Muballigah ini akan menjadi energi baru dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik, terlebih perempuan memiliki peran besar dalam membentuk karakter keluarga hingga masa depan generasi muda,” sambung bupati yang familiar disapa Kiai Kholil.
Selain itu, pihaknya juga komitmen memberikan dukungan terhadap berbagai program Korps Muballighah. Sinergi tersebut dinilai penting agar pembinaan keagamaan dapat menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas. “Tidak perlu khawatir, Pemkab akan selalu bersama (mendukung), kami yakin hasil dakwah ini akan membawa perubahan yang lebih baik bagi Pamekasan menuju Kabupaten Gerbang Salam,” tegasnya.
“Tidak kalah penting, terbentuknya kepengurusan baru ini juga menunjukkan semakin kuatnya konsolidasi organisasi dakwah perempuan di bawah naungan DMI. Dengan pembinaan dari DMI Jawa Timur dan DMI Pamekasan, kami berharap program-program yang dijalankan semakin terarah dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, proses pengukuhan juga diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan elemen keagamaan dalam membina umat, menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ’alamin, serta memperkokoh persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Semoga Korps Muballighah DMI senantiasa menjadi garda terdepan dalam menghadirkan dakwah yang menyejukkan, mencerahkan, dan menginspirasi, sekaligus berkontribusi nyata dalam mewujudkan Pamekasan yang maju, sejahtera, dan berakhlakul karimah,” pungkasnya. [pin/ian]






