Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto menetapkan ‘Kopi Robusta’ sebagai konsep kerja yang harus dilaksanakan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kopi Robusta adalah akronim dari Kolaborasi Pemeliharaan Operasional Bersama Unit dan Stakeholders.
“Kolaborasi akan menguntungkan. Penyelesaian (masalah) akan lebih cepat. Nah, pada awal 2023, kami berharap kepada semua instansi terkait lainnya, ayo kita kerja gotong royong bareng-bareng. Keroyokan. Konsep kerja 2023 adalah kerja keroyokan. Siapapun itu bersama-sama, sehingga akan menekan biaya dan penyelesaian bisa maksimal,” kata Hendy, ditulis Rabu (25/1/2023).
Contoh konsep ‘Kopi Robusta’ ini, menurut Hendy, ditunjukkan melalui kegiatan gerakan pemangkasan ratusan pohon di Jember 24-26 Januari 2023. “Kegiatan ini wujud nyata bentuk kolaborasi ‘Kopi Robusta’,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Jember”]
Kegiatan pemangkasan pohon yang berpotensi dianggap membahayakan warga ini mendapat dukungan dari Perusahaan Listrik Negara Jawa Timur. Sebanyak 26 unit skylift milik PLN dari seluruh Jatim dikirim ke Jember.
“Semua jadi satu, berkolaborasi dengan teman-teman TNI Polri,” kata Hendy.
Pemangkasan pohon harus dilakukan, karena berkali-kali terjadi insiden pohon tumbang yang membahayakan warga saat hujan turun.
“Memangkas pohon tidak sederhana. Perlu peralatan dan teknik khusus. Tidak hanya ditebang. Kalau cuma menebang padi tidak apa-apa, tapi kalau pohon yang berusia puluhan tahun, ini perlu teknik khusus. Tidak semua orang bisa. Di situ juga ada kabel PLN yang bertegangan tinggi, berisiko tinggi,” kata Hendy. [wir/beq]






