Jember (beritajatim.com) – Kereta Api Eksekutif Pandalungan dengan rute Kabupaten Jember – Jakarta menjawab keragu-raguan publik terhadap akses transportasi darat menuju Kabupaten Jember, Jawa Timur.
“Kami di Jember (selama ini) masih ada problem. Ada beberapa titik jadi handicap angkutan jalan raya. Salah satunya (kemacetan jalur jalan raya) di Wonorejo, Klakah, Lumajang. Orang akan menghitung ulang untuk datang ke Jember dan mengembangkan sesuatu. Adanya kereta api ini menjawab apa yang diragukan,” kata Bupati Hendy Siswanto, usai meluncurkan KA Pandalungan, di Stasiun Jember, Kamis (1/6/2023).
Hendy berharap masyarakat Jember dan sekitarnya bisa memaksimalkan penggunaan transportasi kereta api. “Karena ini bisa mengurangi beban jalan raya dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya, juga efisien. Kesehatan bisa terjaga karena selama perjalanan bisa istirahat cukup di kereta api,” katanya.
Kehadiran Pandalungan juga diharapkan bisa meningkatkan sektor pariwisata di Jember. Apalagi, lanjut Hendy, Pemkab Jember memiliki agenda kegiatan wisata cukup banyak. “Di Jember banyak event besar, seperti Jember Fashion Carnaval yang bertaraf internasional. Kami targetkan satu juta pengunjung. Ada kegiatan marching band tingkat Asia yang diikuti 21 negara dan tiga ribu orang akan datang ke Jember,” katanya.
KA ini akan diberangkatkan setiap hari, dari Jember pada sore hari dan tiba di Jakarta subuh keesokan harinya. Dari Jakarta diberangkatkan pada malam hari, sampai di Jember sekitar jam 10 pagi keesokan harinya. Hadis mengharapkan dukungan pemerintah daerah. “Sehingga jam keberangkatan yang tadinya satu hari satu kali bisa bertambah. Bisa pagi, bisa sore. Mudah-mudahan,” kata Director of Commerce PT Kereta Api Indonesia (Persero) Hadis Surya Palapa.
Harga tiket KA Pandalungan dibanderol Rp 580 ribu – 650 ribu. Saat ini PT Kereta Api Indonesia masih memberlakukan tiket promo hingga Rp 300 ribu hingga 30 Juni 2023. Namun Hadis menegaskan bahwa kalkulasi bisnis bukan jadi alasan utama mengoperasikan kereta ini. Pilihan membuka rute baru di Jember tak lepas kebutuhan masyarakat terhadap sistem transportasi massal yang aman, cepat, terukur, dan terjangkau.
PT KAI sudah merencanakan pembukaan rute ini sejak tahun lalu. Pandalungan bisa mengangkut 400 orang penumpang dalam delapan gerbong. “Jember ini membutuhkan sistem transportasi yang betul-betul direct bisa menjangkau ibu kota, tanpa harus berhenti dan naik turun (di tengah jalan),” kata Hadis. [wir]






