Jèmber (beritajatim.com) – Bupati Muhammad Fawait menjadi imam salat Idulfitri, di Pondok Pesantren Nurul Chotib, Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (31/3/2025).
“Saya merayakan bersama masyarakat di kampung halaman. Kalau di desa ya begini. Sederhana,” kata Fawait.
Setelah melaksanakan ibadah salat Id, Fawait bertemu dan bercengkrama dengan keluarga. “Nanti bakda magrib (setelah magrib) kami menerima tamu-tamu yang datang ke rumah pribadi kami. Tentu dengan tradisi desa dengan suasana penuh kekeluargaan,” katanya
Tahun ini Fawait tidak mengadakan gelar griya atau open house di Pendapa Wahyawibagraha pada hari pertama lebaran.
“Saya memberikan kesempatan kepada seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bisa berkumpul dengan keluarga,” kata alumnus Himpunan Mahasiswa Islam Universitas Airlangga ini.
Fawait berencana kembali ke Pendapa Wahyawibawagraha pada 8 April 2025, dan akan menggelar halalbihalal pada hari pertama masuk kerja.
“Sehingga para birokrat kita, para PNS kita, para pegawai kita sudah fresh, karena sudah berkumpul bersama sanak keluarga dan orang tua,” kata Fawait.
Tahun ini Fawait juga tidak bepergian ke luar kota, kendati istrinya Gyta Eka Puspita berasal dari Bandung. Ia akan mengawal dimulianya pelaksanaan layanan kesehatan gratis pada 1 April 2025.
“Kami perlu memantau terus dan saya sampaikan kepada para kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah): silakan mudik tapi hand phone tetap dijaga on (aktif, red). Kalau ada apa-apa on call, harus tetap bisa berkoordinasi,” kata Fawait.
“Besok insyaallah pengobatan gratis dimulai. Insyaallah seluruh puskesmas dan seluruh rumah sakit di Jember khususnya, sudah siap menerima kalau ada warga Jember yang butuh layanan kesehatan,” kata Fawait. [wir/ted]






